Horeee…Obat Virus Corona Ditemukan, Akan Diproduksi Massal

oleh -7.855 views
Prof. M Mufti Mubarok menunjukkan temuan suplemen untuk melawan virus corona.

JAKARTA, JP- Kabar gembira di tengah wabah virus corona (Covid-19). Hal ini menyusul kabar penemuan obat virus corona oleh dua peneliti Indonesia.

Suplemen yang ditemukan dua peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) tersebut dikemas berbentuk minuman suplemen, bar cokelat batangan hingga permen.

Salah satu penemu suplemen penangkal Virus Corona, Prof M Mufti Mubarok menjelaskan, suplemen yang dipercaya bisa melawan Covid-19 itu akan segera diproduksi massal mulai pekan depan setelah melalui uji lab dan juga uji coba ke pasien terdampak Covid.

“Uji lab sudah selesai dan sampling juga sudah kita suplai ke tenaga medis dan pasien terdampak (Covid-19). Hasilnya, ada peningkatan imun yang signifikan. Tinggal testimoni dari tenaga medis dan pasien. Rencana akan kita produksi masal,” ujar Prof M Mufti Mubarok, salah satu peneliti.

Menurut Mufti, produk yang diberi nama Nitrico dengan produk Nitrico 1, Nitrico 2 dan Nitrico 3 ini, memiliki formula imun sekitar 500 miligram lebih dan mampu melawan virus.

“Hasil penelitian, imun pengidap Corona di angka sekitar 400 miligram. Imun pengidap corona turun di bawah normal. Sedangkan di formula ini, kami ada sekitar 500 (miligram) lebih. Sehingga dengan suplemen ini serangan virus akan terelakkan,” katanya.

Diakui Mufti, temuan suplemen ini sudah diketahui pemerintah pusat. Bahkan ada enam provinsi juga sudah menghubunginya untuk memesan.

“Responsnya luar biasa. Bahkan dari beberapa orang pusat dan provinsi sudah menghubungi dan inden (pesan). Ada enam provinsi yang sudah inden,” ungkapnya.

Atas respon itu, lanjut Mufti, pihaknya akan segera melakukan produksi massal.

“Kami akan produksi 20 ribu dulu untuk sampling dan beberapa yang sudah pesan,” jelasnya.

Rencananya, tambah Mufti, produksi akan dilakukan di Surabaya. Sedangkan untuk formulatornya dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair.

“Saya yang produksi sendiri. Saya kebetulan juga punya produksi food and suplemen. Kalau FKM formulatornya. Jadi sudah kerja sama lama sih sekitar dua tahunan. Kebetulan saya juga ngajar jadi dosen tamu di sana,” tandasnya. (JPc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *