Esok, Lonceng Seluruh Gereja GMIM Dibunyikan Serentak, Jemaat Diminta Berdoa dan Puasa

oleh -26.364 views
Kantor Sinode GMIM.

TOMOHON, JP- Gerakan melawan pandemi virus corona Covid-19 terus digalakan, termasuk di lingkungan Gereja.

Seperti yang akan dilakukan Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Provinsi Sulawesi Utara. Di mana Jumat (08/05/2020) esok, seluruh jemaat GMIM melakukan gerakan bersama doa dan puasa.

Hal ini dibenarkan Sekretaris BPMS GMIM, Pdt. Evert Tangel.

“Gerakan ini (Doa dan Puasa, red) merupakan wujud nyata gereja. Ini sudah ditetapkan dalam sidang majelis sinode tahunan (SMST) yang dilaksanakan di Bitung, beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Tangel berharap agar seluruh jemaat GMIM melaksanakan gerakan doa dan puasa tersebut dalam suatu kesadaran diri bahwa sebagai manusia merupakan makhluk yang lemah dan punya kekurangan.

“Covid-19 ini merupakan suatu pergumulan khusus dan di luar jangkauan berpikir dari kita sebagai manusia. Karena itu, dalam doa dan puasa ini seluruh jemaat GMIM, diharapkan senantiasa mendapat pengasihan dari Tuhan untuk boleh mengalahkan Covid-19 ini,” harapnya.

Dijelaskan Tangel, untuk waktu pelaksanaan doa sendiri sudah ada jadwal yang tercantum dalam surat BPMS GMIM nomor: K.0608/DEP.II.2/05-2020.

“Kalau untuk puasa, disesuaikan dengan kemampuan dari masing-masing jemaat untuk melaksanakannya,” paparnya.

Namun Tangel menegaskan, jemaat tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah.

“Dalam melaksanakan doa dan puasa, jemaat diminta melakukannya di rumah, di mana keluarga masing-masing yang mengatur gerakan doa dan puasa tersebut,” katanya.

Menariknya, dalam surat tersebut juga tertulis bahwa diharapkan seluruh gereja membunyikan lonceng secara serentak pada jam 06.00 Wita dan 24.00 Wita.

“Jam 06.00 Wita sebagai tanda bahwa kita memulai doa dan puasa dan jam 24.00 Wita (tengah malam) sebagai tanda doa dan puasa tersebut selesai,” tandasnya. (JPc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *