PASTOR STENLY DISAMBUT RIANG. Pastor Stenly Mokodompit, Pr tiba di Melonguane dan disambut riang. Ia disambut dengan pengalungan bunga oleh anak-anak sekami serta ritual adat Manaloho. Pastor Stenly akan bertugas sebagai Kepala Paroki Maria Ratu Damai Melonguane menggantikan Pastor Gregorius Berce Rorimpandey, Pr. (Foto:Rey/JejakPublik.Com)
MELONGUANE, JP – Pastor Stenly Mokodompit, Pr tiba di Paroki Maria Ratu Damai Melonguane, Sabtu (5/4/2025) pagi.
Pastor Stenly akan bertugas sebagai kepala paroki terutara dari Keuskupan Manado itu menggantikan Pastor Gregorius Berce Rorimpandey, Pr. Serah terima antara Pastor Berce dan Pastor Stenly dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/4/2025) esok.
Berlayar seorang diri dari Pelabuhan Manado dengan KM. Barcelona dan tiba di Pelabuhan Melonguane sekitar pukul 08.30 WITA, Pastor Stenly langsung disambut oleh Pastor Berce dan Pastor Luis, Dewan Pastoral Paroki serta umat katolik di Melonguane.
Hadir juga Ketua KBK Kevikepan Nusa Utara yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud Yohanis B. K. Kamagi, Ketua DPRD Talaud Engelbertus Tatibi dan Anggota DPRD Talaud Moody Gumansalangi.
Penyambutan diawali dengan pengalungan bunga oleh dua anak Sekami, Siena Tulus dan Clarissa Matei.

Pastor Stenly disambut ritual adat Manaloho oleh Ratumbanua Melonguane Ramli Adam (foto: Rey/JejakPublik.Com)
Setelah itu, Pastor Stenly disambut ritual adat Manaloho. Sebuah tradisi penyambutan tamu istimewa yang sekadar berkunjung atau akan bertugas lama di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dalam ritual itu, Ratumbanua Melonguane Ramli Adam menyampaikan doa-doa dalam bahasa adat. Maknanya, bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan telah membimbing Pastor Stenly dalam perjalanan hingga tiba di Melonguane dengan selamat.
“dan setelah di sini, dari Tinonda sampai Napombaru (wilayah Talaud) menyambut dengan gembira, dengan riang kehadiran Pastor Stenly”.
Kemudian, “berdoa kepada Tuhan semoga kehadiran Pastor Stenly membuat keindahan atau dapat mengangkat derajat umat Katolik Paroki Maria Ratu Damai Melonguane serta dalam melaksanakan Tuhan melindungi dan menjaga sampai tugas dan tanggung jawab dilaksanakan dengan baik demi kemuliaan Tuhan,” kata Bapak Ramli Adam saat menjelaskan makna doa dalam bahasa adat yang dibawakannya setelah prosesi penyambutan.

Pastor Stenly bersama Pastor Berce, Ketua KBK Kevikepan Nusa Utara Yohanis Kamagi, Ketua DPRD Talaud Engelbertus Tatibi. (Foto: Rey/JejakPublik.Com)
Selanjutnya Pastor Stenly bersama Pastor Berce, Pastor Luis, Ratumbanua Ramli Adam serta seluruh umat menuju Pastoran Paroki Maria Ratu Damai Melonguane yang letaknya tidak jauh dari Pelabuhan Laut Melonguane. (Rey)
COMMENTS