Setelah Smandu Beo, JMS Kejari Talaud Sasar Siswa Smansa Rainis

Seorang siswa Smansa Rainis sedang mengajukan pertanyaan dalam kegiatan penyuluhan hukum program JMS oleh Tim Intelijen Kejari Kepulauan Talaud, Jumat (6/3). 

TALAUD, JP – Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Talaud semakin intensif.

‎Betapa tidak, hanya selang dua hari dari pelaksanaan JMS di SMA Negeri 2 (Smandu) Beo, Tim Intelijen Kejari Kepulauan Talaud, selaku pelaksana program JMS, kembali mengedukasi 40 pelajar SMA Negeri I (Smansa) Rainis.

‎‎”Hari ini, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan hukum program jaksa masuk sekolah di SMA Negeri I Rainis,” ungkap Kasi Intel Kejari Kepulauan Talaud Samuel Naibaho, S.H; M.H selepas kegiatan JMS di Smansa Rainis, Jumat (6/3).

Baca Juga  Pasien PDP Covid-19 Asal Tomohon Dikabarkan Meninggal Dunia
Tim Intelijen Kejari Kepulauan Talaud dalam kegiatan penyuluhan hukum program JMS di Smansa Rainis.

‎‎Kegiatan JMS di sekolah yang terletak di Desa Rainis, Kecamatan Rainis, dengan waktu tempuh pakai kendaraan sekitar 1 jam dari Melonguane, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan sendiri berlangsung selama dua jam lebih.

“Dari Pukul 11.00 WITA sampai dengan Pukul 13.41 WITA,” kata Samuel. “Adapun materi yang di bawakan adalah tentang Kenakalan Remaja dengan pembawa materi Desliana Sitorus, S.H, selaku Kasubsi II Intelijen Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud; dan David Kristianto, S.H, selaku Staff Intelijen.”

Penyuluhan hukum tersebut diikuti oleh 40 siswa dan turut dihadiri para guru yang dipimpin langsung kepala sekolah Antonius Swengly, S.Pd. Hadir juga Camat Rainis Dedy Pangeti, S.H.

Baca Juga  SSK Siap Terapkan Program "Urban Farming" di Kota Manado, Apa Itu?

Para siswa, ungkap Samuel, antusias mengikuti penyuluhan itu. Mereka mengikuti pemaparan materi dengan saksama. “Bahkan, sebanyak 5 siswa tak malu-malu mengajukan sejumlah pertanyaan,” imbuhnya.

‎‎Samuel menambahkan, antusiasme para guru dan siswa ini serentak memperkuat komitmen Kejari Talaud dalam mengintesifkan program JMS kepada para siswa SMA, juga SLTP.

“Setelah para siswa SMA, ke depan, program JMS ini juga akan menyasar siswa SLTP,” pungkas Samuel.

‎Selain Kasi Intel Samuel Naibaho, Kasubsi II Intelijen Desliana Sitorus, dan Staf Intelijen David Kristianto, kegiatan penyuluhan ini juga diikuti sejumlah anggota Tim Intelijen lainnya yakni
‎Jaksa Fungsional Mohammad Ghalib serta Staf Intelijen Seles Marlon, Afifudin, dan Anjelrio Laloma. (Rey)