Audy Karamoy, Eks Manager Persma dan Manado United Siap Support Kebangkitan Persmin Minahasa

Sosok "Gila Bola" yang Pernah Sukses di Kancah Sepak Bola Nasional

Audy Karamoy

MINAHASA, JP – Nama Audy Karamoy tak asing di dunai sepak bola Sulawesi Utara (Sulut). Pemilik nama lengkap Jacob Pilemon Audy Karamoy ini sebelumnya pernah ikut menyukseskan kiprah sejumlah tim sepak bola kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara di pentas sepak bola nasional.

Di mana pada pada tahun 1995-2005, sosok yang dikenal dengan julukan “gila bola” ini dipercayakan sebagai Manager Persma Manado yang kala itu bertarung di Divis Utama sepak bola Indonesia. Lepas dari Persma Manado, Audy Karamoy yang di waktu mudanya pernah menjadi pemain Klub Panter Bahu, sebuah klub sepak bola asal Manado yang mengakar ini, dipercaya menduduki jabatan sebagai Manager Manado United pada tahun 2010.

Di bawah komando suami dari Penatua Linda Masengi ini, meski lebih banyak di belakang layar, Persma dan Manado United yang bermarkas di Stadion Klabat Manado menjadi klub kebanggaan Sulut, khususnya Kota Manado, yang mengharumkan nama daerah di kancah pesepakbolaan nasional. Kepemimpinannya pun berhasil dan diakui masyarakat kala menangani dua klub tersebut.

Kini “Tou” (putra terbaik, red) Tondano Minahasa ini kembali menunjukan kecintaannya terhadap dunia sepak bola, kala sejumlah klub sepak bola di Sulawesi Utara tengah mempersiapkan diri menyambut gelaran sepak bola Liga 4 di Sulut. Tapi kali ini bukan lagi Persma Manado dan Manado United, Audy Karamoy memberikan kepedulian dan dukungannya yang besar terhadap tim sepak bola Persmin Minahasa yang baru kembali terbentuk jelang Liga 4 tersebut.

Terbukti, pengusaha sukses yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)1995-20004 dan Ketua Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (GABPEKNAS)periode 2005-2010 ini, terlihat berada di lapangan sepak bola di Tondano sedang memantau langsung latihan dari para pemain Persmin yang akan bertarung di Liga 4 Sulut. Dirinya terlihat sangat antusias menyaksikan latihan tersebut, berbincang-bincang dengan managemen Permin Minahasa, apalagi tim ini dilatih oleh mantan pemain-pemain Persmin yang pernah berlaga di Divisi Utara sepak bola Indonesia.

Baca Juga  Ini Tema Natal 2019 yang Ditetapkan PGI dan KWI

Ketika diwawancarai wartawan, Audy Karamoy mengapresiasi para pelatih yang pernah menjadi pemain Persmin Minahasa waktu lalu tersebut.

“Saya melihat ada tokoh-tokoh bola di Persmin yang pernah ikut di Divisi Utama seperti Stevy Kussoy, Stenly Mamuaya Yongky Rantung. Mereka sekarang menjadi pelatih bagi anak-anak ini (pemain Permin Minahasa, red) yang menuntun dorang (mereka, red),” ujarnya.

Menurut Audy, sapaan akrabnya, kehadiran para pelatih berlatar belakang pemain Permin di Divisi Utama lalu itu, akan memberikan dampak positif yang besar bagi para pemain Permsin saat ini jelang laga Liga 4 nanti dan kemajuan Permin ke depan.

“Kehadiran dorang (Yongki Rantung cs, red) sangat memotivasi membangun kembali sepak bola di Minahasa. Kehadiran mereka bisa membawa motivasi yang positif bagi anak-anak dan anak-anak lebih percaya diri karena para coach (pelatih, red) ini betul-betul memang orang-orang bola,” jelas ayah dari Lerry dan Claudia dan Opa dari Chatrine, Clowy dan Cellin ini.

Audy Karamoy optimis dengan kebangkitan Persmin Minahasa di kancah sepak bola nasional kedepannya. Karena itu ia menegaskan bahwa dirinya siap memberi perhatian yang besar bagi kebangkitan sepak bola Persmin Minahasa.

“Kita orang Tondano sangat mensupport (Permin Minahasa). Saya siap mensuport. Saya sangat mendukung kebangkitan Persmin,” ucap Audy yang pernah menamatkan pendidkan TK, SD hingga SMP di Kabupaten Minahasa dan SMA di Manado ini.

Diketahui selain dikenal sosok “gila bola”, Audy yang pernah digadang-gadang maju di Pilkasa Minahasa beberapa waktu lalu sebagai Calon Bupati Minahasa dari Partai Gerindra ini, juga dikenal sebagai tokoh olahraga. Pasalnya, selain sepak bola dirinya juga sangat peduli dengan cabang olahraga lainnya seperti Bola Voli, Biliard, Gateball, Billiard, Catur, Bridge dan sebagainya.

Khusus bola voli, Audy pernah memimpin salah satu tim bola voli ternama, bahkan sempat menggelar pertandingan bola voli dengan menghadirkan wasit nasional di Sulut. Begitu juga dengan catur, dia intens menggelar turnamen-turnamen catur se-Minahasa bahkan se-Sulut untuk mewujudkan kebangkitan olahraga catur di Minahasa dan Sulut, serta melahirkan atlet-atlet catur yang sukses meraih prestasi di level nasional bahkan internaiaonal dan melahirkan atlet catur junior (pencairan bibit-bibit atlet catur sejak usia dini, red).

Baca Juga  BASERBU BMI Ikrar Cinta Damai, Wujudkan Persatuan

Akmoy, singkatan dari Audy Karamoy, juga sangat familiar dengan dunia balap motor. Di usia muda, ia menjadi seorang pembalap motorcross, sering bertanding bersama pembalap Sulut lainnya di lintasan track motocross dan menaklukkan jenis rintangan tersebut.

Audy juga mendorong mengembangkan olahraga billiard dan gateball, hingga akhirnya menakodai Ketua Persatuan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia (POBSI) periode 2010-2015 dan Ketua Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sulut periode 2017-2025.

Selain dunia olahraga, Aidy Karamoy juga seorang tokoh Pariwisata di Sulut. Terbukti, ia rela merogoh kocek pribadinya dalam jumlah yang banyak demi membangun Moy Residence,
penginapan sekelas hotel berbintang, di Tondano Selatan, restoran dan Moy Convention Hall yang banyak menggelar Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) dengan menghadirkan ribuan massa. Ada pula, obyek wisata air panas alam di Sulut bernama Makarios, yang menjadi salah satu destinasi wisatawan mancanegara dan nusantara unyuk kolam permandian air panas yang terletak tak jauh dari persimpangan jalan utama Boulevard Tondano.

Kepedulian Audy Karamoy tersebut telah ikut serta meningkatkan dunia pariwisata di Kabupaten Minahasa, khususnya Tondano Raya dan menarik wisatawan di tanah kelahiran Pahlawan Nasional Dr Sam Ratulangi ini. (Simon)