HomeBerita

Paparkan Konsep Menuju Minahasa Maju ke Pengurus Gerindra, AUDY KARAMOY: Torang Punya Akses ke Pusat, Saatnya Harus Menang

Paparkan Konsep Menuju Minahasa Maju ke Pengurus Gerindra, AUDY KARAMOY: Torang Punya Akses ke Pusat, Saatnya Harus Menang

FOTO: Audy Karamoy, bakal Calon Bupati Minahasa saat memaparkan konsep menuju Minahasa Maju di hadapan pengurus DPC Partai Gerindra dan Ketua-ketua Kecamatan di Moy Residance Tondano, Selasa (21/05/2024).

MINAHASA, JP – Bakal Calon Bupati Minahasa Audy Karamoy memaparkan konsep menuju Minahasa Maju dihadapan Ketua DPC Partai Gerindra Perly Pandeiroot bersama jajarannya dan Ketua-ketua Kecamatan se-Minahasa.

Konsep yang akan diwujudkannya ketika menjabat Bupati Minahasa ini disampaikan dalam Rapat Konsolidasi Pemenangan Partai Gerindra Minahasa, yang berlangsung di Moy Residance Tondano, Selasa (21/05/2024). Menariknya, dalam penyampaiannya dirinya menggunakan dialeg Manado sehingga bahasanya sederhana terkesan tidak kaku dan mudah dicerna peserta sehingga membuat suasana rapat begitu cair.

Mengawali pemaparannya, Audy Karamoy terlebih dahulu mengapresiasi keberhasilan yang ditorehkan Partai Gerindra di bawah kepimpinan Ketua DPC Perly Pandeiroot pada Pemilu 2024 lalu.

“Saya bangga Pak Ketua DPC Bapak Perly Pandeiroot berhasil mengangkat Partai Gerindra bisa meraih 8 kursi dari sebelumnya hanya 2 kursi. Keberhasilan ini harus kita teruskan dengan kemenangan Partai Gerindra di Pilkada Minahasa nanti,” ujarnya.

Selanjutnya Audy Karamoy menyebut konsolidasi yang digelar ini membuktikan komitmen pengurus dan kader termasuk dirinya untuk memenangi Pilkada dan membangun Minahasa maju.

“Torang datang di sini (Konsolidasi Pemenangan Partai Gerindra, red) mo bacirita karena torang pe maksud bae mo memenangi Pilkada dan mo bangun ini Minahasa supaya maju, torang rubah ini Minahasa beking supaya bagus,” ujarnya.

Politisi kelahiran Tondano 62 tahun silam ini mengatakan bahwa keterpanggilannya maju sebagai calon bupati di Pilkada Minahasa tahun 2024 ini karena ingin mewujudkan visinya yakni Minahasa Maju. Di mana visi ini dijabarkan dalam 8 misi yakni maju dalam demokrasi, maju ekonomi, UMKM dan kesejahteraan, maju dalam birokrasi, maju dalam sosial kemasyarakatan, maju dalam pendidikan dan kesehatan, maju dalam pariwisata dan kebudayaan, maju dalam kepemudaan dan olahraga serta maju dalam sumber daya diantaranya pembangunan mental dan infrastruktur.

“Kita ini (Saya, red) bukan seorang doktor, bukan berpendidikan tinggi, bukan profesor. Tapi saya bisa membangun Minahasa yang lebih maju. Yang penting harus ada niat dulu mau atau nda deng berani, dan saya punya niat yang besar dan tulus dan berani mo berjuang untuk membangun Minahasa yang maju,” katanya.

Menurut kader Partai Gerindra ini, kondisi Kabupaten Minahasa cukup memprihatinkan, di mana kemiskinan dan pengangguran meningkat, infrastruktur sarana prasaran sangat minim, dan lain sebagainya.

“Torang lia keberadaan Minahasa sekarang. Angka kemiskinan bertambah, pengangguran meningkat, ada hutang lewat program PEN dan sebagainya. Kobong deng sawah nda tasontong bertahun-tahun dan masih banyak lagi yang lain. Saatnya torang beking Minahasa maju ” katanya.

Dikatakan pengusaha sukses yang sarat pengalaman ini, sebagai putra asli Minahasa yang sudah lama tinggal di Tondano ibu kota Kabupaten Minahasa, dirinya sangat mengetahui dan memahami persis dan mengalami kondisi yang terjadi di Minahasa.

“Karena untuk mau majukan Minahasa (calon kepala daerah) harus benar-benar mengenal kondisi daerah. Tapi itu bisa terjadi kalau so lama tinggal di Minahasa supaya tahu apa yang pas untuk Minahasa,” paparnya.

Dikatakan Tou Tondano yang low profile, peduli dan merakyat ini, Minahasa mempunyai sumber daya manusia yang hebat dan sumber daya alam yang menjanjikan. Hanya saja tidak didukung infrastruktur dan sarana prasarana yang memadai agar sumber daya manusia bisa tersalurkan dengan baik, juga alamnya dikelola secara tepat, dan dengan sendirinya Minahasa pasti maju.

“Apa yang mau dipromosikan ini Minahasa. Yang pasti torang orang Minahasa sumber daya manusianya bagus. Potensi alamnya juga bagus. Orang Minahasa itu pintar-pintar deng pemberani. Ibu modal kita bangun Minahasa,” paparnya.

Lebih jauh, lanjut Audy Karamoy, terpilihnya Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra yang berdarah Minahasa dan akan dilantik menjadi Presiden RI, membuat akses ke pusat tidak sulit sehingga pembangunan di kampung halaman Prabowo ini didukung penuh pemerintah pusat karena sinergitas itu.

“Torang punya sumber daya manusia dan alam yang bagus ditambah sekarang torang punya presiden, jadi akses ke pusat lebih mudah. Maka saatnya sekarang torang (Partai Gerindra, red) harus menang di Pilkada supaya Minahasa boleh maju,” paparnya.

Sesuai latar belakangnya sebagai pelaku usaha pariwisata, Audy Karamoy bertekad memajukan pariwisata di Minahasa.

“Kita tata bagus ini pariwisata di Minahasa. Kita siapkan tata ruang yang baik, lalu ajak investor datang berinvestasi. Kita ajak warga Minahasa yang so sukses di luar untuk bantu bangun Minahasa supaya maju. Jangan dulu persulit atau minta-minta dana pa dorang kase dulu dorang ruang berinvestasi kalau so selesai dengan sendirinya PAD meningkat. kalau torang lebe dulu minta dana atau persulit pa dorang pasti dorang nimau berinvestasi,” pintanya.

Baca Juga  Hari Raya Imlek, Momentum Ikhtiar Manusia Mendekatkan Diri pada Tuhan

Direktur PT Karmel One ini mengaku dirinya membangun Minahasa maju dengan konsep yang sederhana namun mempunyai hasil yang maksimal, seperti saat dia membangun gedung Moy Residance miliknya.

“Waktu kita bangun ini Moy Residance kita cari dulu lokasi yang pas kita kaji soal dampak lingkungannya kong kita siapkan material yang diperlukan. Lalu kita pangge tukang bangunan yang punya kealihan masing-masing. Ada yang jago di pasang tehel, ada yang jago pasang pintu jendela deng jaringan, ada yang jago pasang batu alam, dan seterusnya. Kong dorang tanya pa kita mo bangun seperti apa? Kita bilang ngoni beking jo seperti ngoni beking ngoni pe rumah sendiri. Mar kita tetap awasi kalau ada yang kita rasa kurang kita bilang. Dan hasilnya luar biasa. Banyak yang datang di Moy Residance puji depe arsitektur bangunan. Banyak yang datang tinggal di sini dan pakai ini Moy Residance. Keuntungan kita dapa kong kita berkontribusi ke PAD Minahasa,” bebernya.

“Begitu cara kita mo bangun Minahasa. Selama ini orang datang wisata atau beking kegiatan di Tondano deng sekitarnya mar tinggal di Manado atau di Tomohon. Itu berarti yang mo siapkan dulu adalah infrastrukturnya sarana prasarana. Kita bangun dulu depe bangunan hotel restoran, tempat pertemuan, tempat pemandian air panas. Mar sebelumnya mo lia dulu depe tata ruang bagaimana. Jangan sampe so tau itu for sawah torang tambung tanah kong bangun, akhirnya sawah jadi hilang. Alamnya harus tetap dijaga. Baru torang pangge depe ahli. Jangan torang tuntut harus begini begitu sesuai torang pe mau kase dorang bangun sesuai dorang pe keahlian tapi tetap torang awasi kalau ada yang kurang torang perbaiki. Kalau so bangun pasti mendatanhkan PAD dan Minahasa ini akan maju,” tambahnya.

Audy Karamoy menyebut setiap tempat punya karakteristik masing-masing, sehingga jika membangun harus mengetahui dulu kondisi dan kebutuhan di daerah itu.

“Misalnya di daerah Tondano apa yang cocok torang mo bangun. Pasti beda dengan yang di Pineleng, atau di Kawangkoan, atau di Langowan deng di Tandengan Eris dan sebagainya. Harus tau dulu kondisi daerah deng apa yang dibutuhkan baru torang bangun di situ,” paparnya.

Bakal Calon Bupati Minahasa Audy Karamoy (kiri) dan Ketua DPC Partai Gerindra Perly Pandeiroot di sela-sela Rapat Konsolidasi Pemenangan Partai Gerindra Minahasa


Sosok berintegritas ini menyentil soal Danau Tondano. Menurutnya danau ini sangat penting fungsinya baik untuk kelistrikan, untuk air bersih, untuk pariwisata dan sebagainya.

“Nah danau Tondano ini aset daerah paling berharga. Fungsinya sangat banyak dan besar. Makanya harus di tata dengan baik. Alam di sekitar danau jangan torang kase rusak. Torang beking rupa di Malalayang (destinasi wisata Beach Walk, red) beking jalan di seputaran danau Tondano supaya ada yang boleh jalan kaki, torang beking juga lapangan gateball misalnya sebagai salah satu sarana olahraga di pinggir danau Tondo karena depe ukuran lapangannya kecil cuma 20×30. Di danau torang misalnya siapkan perahu atau kapal motor ukuran kecil for pengunjung keliling danau Tondano Terus torang bangun rumah makan di pinggir danau. Supaya dorang yang datang wisata di danau Tondano sambil jalan-jalan, olahraga, makan, naik kapal motor atau perahu dan sebagainya. lalu di sekitar danau ada tempat penginapan supaya dorang boleh istirahat. Kalau ini torang beking banyak yang mo datang ke Tondano dan keaan Tondano kota mati pasti ilang,” paparnya.

Soal kesan Tondano banyak preman, menurut Audy Karamoy, itu karena lapangan kerja yang kurang.

“Kalau saya Bupati saya akan buka lapangan kerja yang banyak. Konsep pariwisata di danau Tondano tadi juga membuka lapangan kerja yang besar. Nah masyarakat yang dorang bilang preman itu torang kase kerja sehingga lama-lama itu kesan Tondano banyak preman akan ilang,” tukasnya.

Sebagai orang yang gila bola serta sangat hobi dan cinta akan olahraga, mantan Manager Persma ini punya konsep membangun Minahasa lewat olahraga. Ia mengatakan bahwa warga Minahasa punya bakat olahraga yang tinggi hanya saja tidak difasilitasi dengan baik oleh pemerintah daerah.

“Torang punya aset masyarakat Minahasa hobi olahraga. Banyak yang boleh jadi atlet dan berprestasi sampai di tingkat nasional dan internasional. Torang harus siapkan dulu infrastrukturnya, saranan prasarananya dan selalu menggelar banyak iven pertandingan supaya tersalur dòrang pe bakat olahraga. Kalau infrastruktur olahraga disiapkan dengan baik kong torang rajin beking iven pertandingan, warga Minahasa yang punya hobi dan bakat di asa sampai jadi atlet dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Torang lahirkan bibit-bibit atlet yang nantinya berprestasi membawa nama Sulut dan Indonesia. Makanya saya selalu menggelar banyak iven olahraga, bola kaki dan bola voli antar kecamatan atau di desa dan kelurahan, catur, gateball, motor cross, bridge, bulutangkis, basket dan sebagainya dengan dana sendiri dan ternyata banyak yang iko pertandingan,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua Umum IKB NTT Minta Gubernur Sulut Perhatikan Mahasiswa Rantau

Audy Karamoy yang juga adalah salah satu tokoh GMIM ini meyakini konsep Minahasa Maju yang menjadi visinya tidak akan sulit terwujud, asalkan ada niat dan melakukannya. Apalagi dipermudah dengan akses yang tidak sulit dengan Pemerintah Pusat.

“Torang ini punya akses ke pusat. Presiden Pak Prabowo torang pe ketua umum kong dia berdarah Minahasa. Pasti Minahasa jadi prioritas. Ini kesempatan bagi torang (Partai Gerindra dan Kabupaten Minahasa, red). Torang harus menang dulu Pilkada Minahasa, torang rebut dulu ini posisi bupati dan wakil bupati. Kalau so rebut baru torang gas bangun ini Minahasa maju dan itu bisa karena torang punya sumber daya deng torang punya akses ke pusat,” ungkapnya.

Belum lagi, sosok “gila” bola yang pernah memimpin organisasi beberapa cabang olahraga lainnya diantaranya Ketua Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliard Seluruh Indonesia (PB POBSI) Sulut dan Ketua PERGATSI Sulut ini menyebut suara Prabowo signifikan dan menang telak di Minahasa. Partai Gerindra Minahasa, lanjutnya, juga lagi naik daun sebagai partai urutan kedua terbanyak di Minahasa dengan berhasil meraih 8 kursi dari 2 kursi sebelumnya.

“Torang (Partai Gerindra, red) punya nilai plus tu hasil Pemilu 2024. Jadi bukti kalau masyarakat so suka pa torang. Kita apresiasi setinggi-tingginya pa Ketua DPC pak Perly Pandeiroot deng jajarannya, ketua-ketua dan pengurus-pengurus kecamatan desa dan kelurahan juga itu caleg-caleg kabupaten propinsi dan pusat. Dorang so kerja luar biasa sampe Pilpres torang pe ketua umum jadi, DPR RI dapa 1 kursi, propinsi 1 kursi kong kabupaten Minahasa nae luar biasa 8 kursi. Ini modal besar torang mo menang Pilkada Minahasa nanti. Asal torang benar-benar bersatu berjuang sekuat tenaga, siapkan semua infrastruktur yang dibutuhkan for bertarung dan rajin turun ke masyarakat tarik simpati masyarakat. Tentu jangan lupa sebagai orang beriman torang tetap berdoa memohon pertolongan dari Tuhan. Kalau ini jalan torang pasti menang Pilkada Minahasa,” paparnya.

“Jadi sudah saatnya Gerindra menang di Pilkada Minahasa. Ini depe saat Gerindra pimpin Minahasa. Maka torang berjuang bersama supaya bisa menang supaya boleh bantu masyarakat menuju Minahasa maju,” tambah mantan Ketua Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (GABPEKNAS) Sulut ini.

Audy Karamoy pun mengajak seluruh pengurus, kader dan simpatisan Partai Gerindra untuk bersatu, memenangi Pilkada Minahasa.

“Mari torang semua bersatu, siapapun yang ditetapkan DPP untuk diusung di Pilkada Minahasa torang harus terima dan dukung penuh. Jangan nanti ketika nda tapilih torang nda dukung yang diusung atau mendaftar di partai lain. Dan kita (saya, red) pe komitmen, kita mo diusung atau nda kita tetap di Gerindra, kita tetap kader Gerindra dan siap dukung calon yang ditetapkan DPP nanti,” tandasnya.

Bahkan mantan Sekretaris Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (GAPENSI) dan banyak organisasi laimnya ini, berulang kali menegaskan komitmennya untuk tetap setia sebagai kader Partai Gerindra dan tidak mendaftar ke partai lain.

“Sejak awal saya mendaftar hanya di Partai Gerindra dan sampai sekarang tidak ke partai lain, karena saya kader Gerindra dan partai ini bisa mengusung calon sendiri dan saya yakin akan menang. Saat ini torang punya peluang untuk menang besar. Kuncinya tornag bersatu sama-sama berjuang memenangi Pilkada Minahasa nanti. Karena kalau bukan torang siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. So ekarang de pe waktu (Menang Pilkada, red),” tegasnya.

Meski demikian, sebagai orang sudah lama mempersiapkan diri, sudah mendaftar di Partai Gerindra dan terpanggil membangun Minahasa Maju Audy Karamoy tetap berharap DPP memutuskan mengusung dirinya maju Pilkada Minahasa.

“Tentunya kita sangat berharap dapat diusung Partai Gerindra sebagai calon bupati. Soal kesiapan maju Pilkada sebagaimana diminta Partai Gerindra, kita sangat siap semuanya dan kalau kita sudah maju diusung partai maka kita harus menang. Prinsip kita kalau so mendaftar berarti kita so siap maju. Selama ini kita sudah melakukan sosialisasi lewat atribut baliho yang ada di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Minahasa. Kita sudah punya infrastruktur lain seperti relawan Forum Tou Minahasa, yang depe pengurus di semua kecamatan sampai di tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Minahasa dan selama ini dorang so bergerak mensosialisaiskan kita ke masyarakat. Kita juga punya media center yang selama ini terus bekerja mempublikasikan lewat media massa dan meda sosial. Dan juga kita sendiri intens turun ke masyarakat bukan baru sekarang nanti mo maju Pilkada tapi sudah sangat lama karena kita ini calon yang selama ini tinggal di Tondano Minahasa. Kita juga sudah siapkan finansial untuk operasional sosialisasi, saksi-saksi, kampanye dan sebagainya,” bebernya.

Baca Juga  Deprov Sulut Temui GM Angkasa Pura, MJP: Jangan Korbankan Rakyat!

“Deng yang lebih penting lagi nama besar torang pe Ketua Umum Pak Prabowo Subianto yang sangat dicintai hampir seluruh warga Minahasa, juga keberhasilan Partai Gerindra yang sangat luar biasa di pemilu. Jika jika kita diusung Partai Gerindra, lalu dipilih masyarakat dan diijinkan Tuhan maka saya siap bangun Minahasa yang maju,” tandas Tuama Minahasa yang sudah banyak berkontribusi untuk Minahasa selama ini.

Menariknya, Audy Karamoy yang akrab dengan inisial AKmoy ini memastikan siap menjadi katalisator terwujudnya visi dan misi Pak Prabowo sebagai presiden di Kabupaten Minahasa.

“Ketika terpilih jadi Bupati, kita siap menjalankan visi dan misi dari torang pe ketua umum Gerindra Pak Prabowo Subianto selaku Presiden RI di Kabupaten Minahasa. Kita siap menjadi garda terdepan di masyarakat Minahasa untuk menjalankan program Pak Prabowo Subianto ketika kita dikehendaki Tuhan dan dipercaya Partai Gerindra dan masyarakat sebagai Bupati Minahasa,” tegasnya.

Sosok yang mandiri dan meraih sukses sebagai pengusaha dari nol ini mengaku sebagai warga asli Minahasa yang sudah lama tinggal di daerah ini dirinya sangat sedih melihat kondisi Minahasa saat ini, karena itu dirinya terpanggil untuk membangun Minahasa maju.

“Yang jelas kita ini masyarakat biasa yang terpanggil maju Pilkada lantaran punya niat yang tulus terpanggil mo beking bagus ini Minahasa yang masih babagitu terus nda maju-maju. Kita ingin siapkan dasar pembangunan Minahasa yang baik. Ibarat bermain kartu remi, biar torang punya banyak jenderal mar kalu nda ada dasar nda bisa mo remi (menang, red),” tukas Audy Karamoy yang disambut tawa para peserta.

Di penghujung pemaparannya, Audy Karamoy mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu membangun Minahasa Maju

“Mari torang bersatu dan berjuang bersama beking maju ini Minahasa karena torang semua sangat sayang ini tanah Minahasa. Dan ijinkan Partai Gerindra memimpin untuk Minahasa maju. Kalau kita jadi Bupati apa yang masyarakat pe mau kita siap beking asal itu untuk torang pe kebaikan bersama, untuk Minahasa maju,” pungkasnya.

Sebelum Audy Karamoy memaparkan konsepnya tentang “Minahasa Maju”, Ketua DPC Partai Gerindra Minahasa bersama Ketua Bapilu Jerry Mamengko. menyampaikan tentang target partai untuk memenangkan Pilkada di Minahasa sekaligus tahapan dan ketentuan dalam menentukan siapa pasangan calon yang akan diusung Partai Gerindra di Pilkada Minahasa serta apa yang harus dilakukan dan disiapkan calon yang akan diusung.

Bahwa ada 4 ketentuan yang dipakai partai dalam menetapkan paslon yang akan diusung yakni kelengkapan bekas, sosialisasi, hasil survei dan kesiapan finansial. Sedangkan siapa yang diusung akan ditetapkan dalam Surat Keputusan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Ketua Bapilu DPC Partai Gerindra Minahasa Jerry Mamengko (Pakai topi) saat memberikan penjelasan terkait pemenangan Pilkada Minahasa


Dalam rapat konsolidasi ini diberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk bertanya kepada cabup Audy Karamoy seputar pencalonannya.

Sejumlah pengurus dan ketua kecamatan yang sempat dimintai tanggapan usai rapat konsolidasi mengaku sangat puas dan memuji konsep “Minahasa Maju” dari Audy Karamoy dan komitmennya terhadap Partai Gerindra. Mereka menilai meski bahasa yang digunakan Audy Karamoy untuk menjelaskan visi misi dan programnya sangat sederhana dengan dialeg Manado tapi begitu konkret dan mengena sesuai kondisi Minahasa saat ini.

Apalagi penegaskan Audy Karamoy bahwa dirinya sudah sangat siap baik soal dokumen pencalonannya maupun secara finansial. Dia juga sudah bersosialisasi cukup lama mengingat dia lahir dan besar di Tondano Minahasa dan selalu bersosialisasi ke masyarakat dan berkontribusi untuk kemajuan Minahasa. Dia juga sudah memasang baliho di seluruh desa san kelurahan se-Minahasa.

Lebih-lebih menurut mereka, Audy Karamoy memiliki nilai lebih sebagai cabup karena selain lahir dan besar di Tondano Minahasa, ia juga ternyata sudah memiliki infrastruktur relawan seperti Forum Tou Minahasa dan relawan-relawan lain yang sudah terbentuk yang kepengurusannya sudah mengakar sampai ke tingkat desa dan kelurahan yang selama ini sudah bergerak mensosialisasikan dirinya maju di Pilkada Minahasa dari Partai Gerindra untuk mewujudkan Minahasa Maju. (Simon)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0