MINAHASA, JP – Pemandangan menarik terlihat di kegiatan silaturahmi dan berbuka puasa dengan umat muslim yang digelar oleh Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Paroki Santo Fransiskus Xaverius Pineleng, bertempat di Masjid Al Mustaqim Desa Pineleng Dua Indah, Kamis (05/03/2026).
Di mana Pastor Maxi Manewus Pr selaku Paroki Pineleng duduk berdampingan dengan Imam Masjid Al Mustaqim Sidiq Hamadi, bersama ibu-ibu yang tergabung dalam WKRI Cabang Pineleng dan ibu-ibu Masjid Al Mustaqim beserta umat muslim lainnya. Keduanya terlihat sangat akrab dan bersahabat. Bahkan Imam Sidiq langsung mengambil handphonenya lalu berfoto selfi dengan Pastor Maxi.

Lalu saat Imam Sidiq memimpin doa buka puasa, keduanya terlihat khusuk berdoa diikuti ibu-ibu WKRI dan umat muslim yang hadir. Nampak jelas wajah toleransi beragama di acara tersebut.
“Dari tempat ini kita mengirim pesan untuk Indonesia tentang betapa indahnya toleransi beragama. Kita boleh berbeda keyakinan agama tapi bisa hidup berdampingan. Gereja berjalan bersama dengan umat beragama lain. Toleransi beragama harus terus kita jaga dan lestarikan,,” ujar Ketua WKRI Cabang Santo Fransiskus Xaverius Pineleng Leylie Makarawung ST, Ketua Majelis Taklim Al Mustaqim sekaligus Ketua KWI Kabupaten Minahasa (Kerukunan Wanita Islam) DR Sherly Lumi dan Ketua Badan Takmil Masjid Al Mustaqim Yuda Benhari senada, yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu dalam sambutannya, Pastor Maxi Manewus Pr mengatakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa ini menandakan bahwa persaudaraan masih hidup sampai saat ini.
“Hari ini kita berkumpul di sini bukan sekedar berbuka puasa tetapi untuk berbagi hati di tengah dunia yang diwarnai perbedaan dan bahkan perpecahan. Pertemuan ini menjadi tanda bahwa persaudaraan masih hidup diantara kita semua,” ujarnya.
Dikatakannya, sebagai pastor di gereja Katolik Pineleng dirinya bersyukur bisa hadir di tengah-tengah saudara-saudari umat muslim pada momen yang penuh makna tersebut.
“Bulan puasa mengajarkan kita tentang pengendalian diri, kesabaran, kepedulian kepada yang membutuhkan dan buka hati bagi sesama,” paparnya.
Pastor Maxi menyebut dalam gereja Katolik tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) minggu ketiga masa prapaskah adalah “Berjalan bersama gereja dan umat beragama lain”, sehingga WKRI Pineleng menggelar kegiatan bersama-sama dengan umat muslim di Masjid Al Mustaqim Pineleng ini.

“Di sini kita belajar makna hidup berdampingan. Berbeda dalam keyakinan tapi satu dalam kemanusiaan. Saling menyapa, saling membantu dan saling menjaga. Semoga kebersamaan kita ini semakin mempererat tali persaudaraan sehingga menjadi tempat yang damai, yang rukun dan penuh kasih,” katanya
Tak lupa di akhir sambutannya, Pastor Maxi menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada Imam dan umat muslim Masjid Al Mustaqim Pineleng
“Kepada umat muslim saya menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga diberikan kekuatan kesehatan dan keberkahan bagi kita semua. Terima kasih atas persuadaraan ini, Tuhan memberkati kita semua,” tandasnya.
Sedangkan Imam Sidiq Hamadi mengatakan bahwa kunjungan Pastor dan WKRI Cabang Paroki Santo Fransiskus Xaverius Pineleng dengan menggelar kegiatan silaturahmi dan berbuka puasa bersama ini memberikan kegembiraan bagi sia dan umat muslim Masjid Al Mustaqim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Di bulan Ramadhan ini kami umat muslim menahan hawa nafsu. Kami ingin menjadi manusia yang sempurna,” ucapnya.

Ia mengaku sangat bergembira dengan momen silaturahmi dan buka puasa yang digelar WKRI Paroki Pineleng ini.
“Saya bergembira sekali karena momen ini (silaturahmi dan buka puasa, red) adalah inisiatif dari ibu-ibu WKRI Paroki Santo Fransiskus Xaverius Pineleng. Sungguh sangat luar biasa sekali. Semoga kerjasama antar umat beragama kita ini semakin lebih baik lagi,” harapnya. (Simon)










