HomeBeritaBerita Utama

Belasan Santriwati di Gorontalo Diduga Dicabuli Pimpinan Pesantren

Belasan Santriwati di Gorontalo Diduga Dicabuli Pimpinan Pesantren

GORONTALO, JP- Bukannya memberikan kebaikan kepada anak didiknya, lelaki T alias Tam (52) warga Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango justru berbuat sebaliknya.

Pemilik dan pemimpin pesantren yang berlokasi di Desa Mustika Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Gorontalo tersebut ditahan polisi karena diduga mencabuli 13 santriwatinya.

Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu R Lahmudin menjelaskan, dugaan kejahatan itu terjadi Minggu (18/7) lalu, sekitar pukul 01.00 Wita.

Saat itu, Tam melihat beberapa santriwati ke luar dan lalu lalang di depan kamar. Lalu ia memanggil para santriwati dan dikumpulkan sambil bertanya apakah para santri pernah dipegang-pegang oleh pacarnya? Kemudian Tam pun memperagakannya dengan menyentuh tubuh para santriwati, khususnya di wilayah-wilayah terlarang.

Baca Juga  Andrei Angouw Jadi Walikota Beragama Konghucu Pertama di Indonesia, SOFYAN: Bukti Manado Kota Toleran

Lanjut Lahmudin, para santriwati itu pun awalnya takut mengadukan kejadian itu. Namun setelah beberapa santriwati berkumpul, mereka akhirnya mengadukan kejadian itu kepada orang tuanya. Selanjutnya 5 orang tua santriwati mendatangi Polres Boalemo untuk melaporkan kasus dugaan pencabulan.

Mendapat laporan tersebut, penyidik langsung bergerak cepat untuk melakukan pemeriksaan secara maraton dan memeriksa sejumlah saksi serta pemeriksaan dokter dan menahan pelaku.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 82 ayat 2 Undang-Undang nomor 23 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (JPc)

Baca Juga  Tegakkan Prinsip Operasional yang Berkelanjutan, PLN Restorasi 308 Hektar Lahan Tandus Jadi Paru-Paru Baru

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0