HomeBerita

Sebut Minahasa Belum Maju dan Tondano Masih Terkebelakang, Ketua KCC Berharap Audy Karamoy Diusung Gerindra dan Memenangi Pilkada

Sebut Minahasa Belum Maju dan Tondano Masih Terkebelakang, Ketua KCC Berharap Audy Karamoy Diusung Gerindra dan Memenangi Pilkada

FOTO: Ketua KCC Willy Senduk (Kiri/Pakai topi lebar) saat mendampingi bakal Calon Bupati Minahasa Audy Karamoy (Pakai jaket) menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Line Dance se-Kabupaten Minahasa yang disponsori Audy Karamoy di Moy Convention Center Tondano, Minahasa belum lama ini.

MINAHASA, JP – Kabupaten Minahasa yang tahun lalu genap berusia 595 tahun harusnya sudah menjadi daerah yang maju pesat. begitupun secara khusus Tondano sebagai ibu kota harusnya juga sudah maju pesat. Namun nyatanya tak bisa dlipungkiri Minahasa belum maju sampai saat ini dan Tondano sebagai ibu kota masih terkebelakang dan belum lepas dari julukan sebagai kota mati.

Hal ini disampaikan Ketua Kawanua Kawanua Country Club (KCC) Willy Senduk kepada jejakpublik. com.

“Torang pe daerah Minahasa ini kalah jauh dari daerah-daerah tetangga yang dimekarkan. Padahal depe usia so tua skali 595 tahun mar masih babagitu jo nda maju-maju. Apalagi ini kota Tondano ibu kota Kabupaten Minahasa dapa lia masih terkebelakang. Sepertinya Tondano belum lepas dari julukan kota mati,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, jika melihat kemajuan daerah-daerah tetangga yang belum lama dimekarkan dari Minahasa.

“Coba lihat Kota Tomohon yang meski belum lama dimekarkan dari Minahasa mar so mau pesat dibanding dengan Minahasa. Juga ibu kota Tondano kalah dengan daerah sekitarnya seperti Kawangkoan, Langowan dan sebagainya. Padahal Minahasa dan khusus Tondano memiliki aset besar yang bisa mendatangkan PAD berlimpah yakni Danau Tondano,” jelasnya.

Baca Juga  Separuh Bangunan di Kota Manado Berpotensi Dibongkar, Ini Alasannya

Senduk menyebut kondisi ini mengambarkan bahwa kepemimpinan daerah selama ini belum berhasil dalam membangun Minahasa.

“Harusnya Minahasa sebagai daerah tertua di Sulawesi Utara jauh lebih maju dari daerah lainya dan juga Tondano ibukota Minahasa, tidak terkebelakang, tapi faktanya Minahasa sampe sekarang masih babagitu jo nyanda maju-maju dan Tondano masih terkebelakang. Ini bukti kalau selama ini pemimpin-pemimpin kita belum berhasil membangun Minahasa umumnya dan kota Tondano khususnya,” jelasnya.

Hal ini menurut Senduk, dikarenakan selama ini pembangunan di Minahasa hanya mengandalkan APBD yang terbatas serta kepedulian yang besar dari pemimpin daerah.

“Harusnya bupati dan wakil bupati itu punya kepedulian yang besar dan terus menerus terhadap persoalan di Kabupaten Minahasa. Pemimpinnya harus asli Minahasa dan selama ini tinggal di Tondano supaya memahami dengan benar kondisi Kota Tondano dan Minahasa. Dan jangan hanya melulu mengandalkan APBD untuk membangun Minahasa karena APBD Minahasa terbatas,” paparnya.

Karena itu, sejalan dengan hendak dilangsungkannya Pilkada Minahasa tahun 2024 ini, maka Senduk berharap Minahasa nantinya dipimpin oleh figur yang dapat membuat Minahasa maju. Dan dia menyebut satu nama yang memenuhi kriteria pemimpin Minahasa yang diharapkan masyarakat untuk memajukan daerah ini yakni Audy Karamoy.

Baca Juga  Spektakuler! Lomba Line Dance FTM dan KCC Sukses Angkat Pariwisata Minahasa, Ratu: Audy Karamoy Hadirkan Politik Riang Gembira Seperti Prabowo-Gibran

“Menurut saya figur yang memenuhi kriteria itu adalah Pak Audy Karamoy. Dengan konsep Minahasa maju saya yakni beliau dalam membangun tidak hanya mengandalkan APBD tapi juga melibatkan investor karena beliau seorang pengusaha sukses yang punya jaringan investor luas,” paparnya.

Belum lagi, lanjutnya, beliau lahir dan tinggal di Tondano sehingga sangat memahami dengan baik dan benar kondisi Minahasa.

“Pak Audy itu orangnya low profile dan merakyat. Tapi punya komitmen yang kuat dan kepedulian yang besar kepada kemajuan Minahasa. Terbukti selama in dia rela menggelontorkan dana pribadinya dalam jumlah yang banyak demi memajukan pariwisata di Minahasa serta mengembangkan sumber daya manusia warga Minahasa dan memfasilitasi lahirnya atlet-atlet Minahasa yang berprestasi lewat pelbagai iven olahraga yang dia gelar selama ini. Kepemimpinan beliau sudah teruji lewat banyak organisasi yang dipimpinnya baik itu organisasi gereja GMIM, pengusaha, cabang olahraga dan lain sebagainya,” paparnya.

Ini, lanjutnya, yang membuat Audy Karamoy unggul dari para kandidat lainnya, termasuk yang pernah menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Minahasa.

“Apalagi dia sudah menyatakan komitmennya yang besar untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan alam di Minahasa untuk kemajuan daerah termasuk menghilangkan image Tondano kota mati selama ini,” tukasnya.

Baca Juga  Pemimpin Ormas Adat Terbesar di Indonesia Masuk Panitia Pembentukan Minbar

Senduk yang mengaku sangat mengenal baik sosok Audy Karamoy ini meyakini konsep besar “Minahasa Maju” yang disiapkannya sebagai calon Bupati Minahasa, suami dari Penatua Linda Masengi ini akan mampu mewujudkannya

“Saya yakin konsep Minahasa Maju dari Pak Audy Karamoy pasti akan terwujud. Apalagi keputusan Pak Audy mendaftar di Partai Gerindra sudah sangat tepat mengingat saat ini Indonesia dipimpin putra berdarah Minahasa dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sehingga akan tercipta sinergitas pusat dan daerah yang akan memudahkan terwujudnya Minahasa maju,” tandasnya.

Karena itu, Senduk mengharapkan agar Partai Gerindra dapat mengusung Audy Karamoy sebagai Calon Bupati di Pilkada Minahasa tahun 2024 ini dan mengajak masyarakat Minahasa untuk memilih Audy Karamoy untuk menjadi Bupati Minahasa.

“Kewenangan memang ada di DPP Partai Gerindra, tapi melihat kondisi Minahasa saat ini dan figur-figur yag mendaftar di Partai Gerindra serta keunggulan yang dimiliki maka sangat tepat jika Partai Gerindra mengusung Pak Audy Karamoy sebagai calon Bupati Minahasa dan dipilih masyarakat memenangi Pilkada Minahasa menjadi Bupati. Pak Audy Karamoy pilihan terbaik untuk Minahasa maju,” pungkasnya. (Simon)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0