HomeMinahasa Raya

Ketua Golkar Minahasa Kembali Bedah Rumah Warga Miskin, Nur: Pemerintah Cuma Sampe Diukur Tanah

Ketua Golkar Minahasa Kembali Bedah Rumah Warga Miskin, Nur: Pemerintah Cuma Sampe Diukur Tanah

MINAHASA, JP- Luar biasa kepedulian yang ditunjukan Ketua DPD Partai Golkar (PG) Minahasa Adrie Kamasi SH., MH.

Baru beberapa jam menyerahkan rumah layak huni Frits Mangimbulur warga Desa Karor, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Adrie Kamasi yang didampingi istri tercinta Naomi Tandidatu dan jajaran DPD PG Minahasa langsung melakukan peletakan batu pertama bedah rumah warga Karor yang lainnya Nur Pangerapan-Sugeha, Kamis (01/04/2021).

Ketua DPD Partai Golkar Minahasa Adrie Kamasi didampingi istri Naomi Tandidatu (tengah) dan rombongan Pengurus DPD Minahasa berjalan kaki menuju lokasi peletakan batu pertama bedah rumah kedua /caption]

Sama seperti saat melakukan bedah rumah Opa Frits, duda miskin yang rumahnya nyaris ambruk, AK kembali menggelontorkan dana pribadinya untuk melakukan bedah rumah Nur.

Dan untuk sampai ke rumah Nur, politisi yang akrab disapa AK ini bersama dengan rombongan harus rela melewati jalan terjal.

[caption id="attachment_30090" align="alignnone" width="329"] Adrie Kamasi harus melewati jalan yang terjal menuju lokasi peletakan batu pertama.

Rumah dari janda berusia 54 tahun yang tinggal bersama Jemeiko anak bungsunya ini memang sangat memprihatinkan. Terbuat dari kayu yang kondisinya saat ini sudah sangat lapuk, berlantai tanah, atap dan dinding rumah yang bocor serta tak ada penerangan listrik, sehingga bila segera diperbaiki maka terancam ambruk.

Baca Juga  Dua Tonaas LMI Dilantik jadi Pendeta

Acara ini diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pendeta Ellen Singon Keintjem selaku Ketua Jemaat GMIM Getsemani Karot. Dalam khotbahnya, Pdt Ellen mengapresiasi kepedulian yang besar dari AK dan Partai Golkar Minahasa.

“Tuhan telah mengutus hambahnya Bapak Adrie Kamasi dan Partai Golkar Minahasa ke Desa Karor untuk membantu warga yang kurang mampu yang rumahnya nyaris ambruk. Ini juga berkat bagi ibu Nur sekeluarga. Kami jemaat GMIM Getsemani Karor mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang luar biasa ini,” katanya.

Ketua Jemaat GMIM Getsemani Karor Pendeta Ellen Singon Keintjem saat memimpin ibadah peletakan batu pertama.

Dalam ibadah ini, secara bergantian Pendeta Ellen, AK, istri tercinta Naomi Tandidatu, Nur Pangerapan-Sugeha dan tukang yang akan membangun rumah melakukan peletakan batu pertama.

Selanjutnya, dalam sambutannya Ketua AK mengatakan dirinya dan partai yang dipimpinnya terpanggil untuk membantu warga yang kurang mampu dan tinggal di rumah yang tak layak huni.

Baca Juga  Esok, DPP Golkar Serahkan Rekomendasi Imba dan Michaela Paruntu

“Awalnya hanya satu rumah yakni rumah Bapak Frits yang akan dibedah, tapi saat pengurus DPD (Partai Golkar) melakukan survei di desa ini dilaporkan ada dua rumah lain di desa ini yang perlu dibantu. Makanya saya putuskan usai menyerahkan rumah layak huni kepada Bapak Frits saya lanjutkan Bedah Rumah ibu Nur,” jelasnya.

Kondisi rumah tak layak huni milik Nur Pangerapan-Sugeh.

Menurut AK, sebagai Ketua Partai Golkar Minahasa dirinya ingin agar partai yang dipimpinnya selalu hadir dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat

“Bedah rumah adalah salah satu bukti Golkar peduli terhadap masyarakat kurang mampu,” tegasnya.

AK menegaskan, apa yang dilakukannya bersama Partai Golkar Minahasa ini atas kehendak Tuhan.

“Kita percaya apa yang dilakukan ini karena campur tangan Tuhan. Terima kasih atas pelayanan ibu pendeta di acara peletakan batu pertama ini. Semoga torang tetap dalam leadaan sehat supaya bakudapa lagi nanti diperesmian rumah ini,” paparnya.

Sementara itu, meski awalnya mengaku kaget namun pemilik rumah yang akan dibedah Partai Golkar Minahasa Nur Pangerapan-Sugeha menyatakan rasa syukurnya karena akan tinggal di rumah yang layak, setelah 20 tahun menetap di rumah yang tak layak.

Adrie Kamasi melihat langsung kondisi rumah yang akan dibedah dan berdialog dengan pemilik rumah Nur Pangerapa-Sugeha.

“Di rumah ini kita (Nur, red) tinggal deng Jemeiko kita pe anak bungsu karena kita pe suami so meninggal dunia 13 tahun lalu. Kita pe dua anak lainnya Refiko dan Lendy so berkeluarga. Kita bersyukur Tuhan mo kase rumah yang layak tinggal for kita deng keluarga lewat pak Adrie Kamasi dan Partai Golkar Minahasa,” paparnya.

Baca Juga  Bupati Minahasa Canangkan Romboken jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Menariknya, meski mengaku senang namun Nur ternyata menyimpan rasa kecewa terhadap masyarakat.

“Sebelumnya kita so ada rumah mar roboh kena longsor 6 tahun lalu. Kemudian kita pelan-pelan bangun rumah ini dan tinggal sekalipun nda layak. Sebenarnya 3 tahun lalu Pemerintah Desa so ukur ini tanah mo beking bedah rumah. Bahkan kita so bayar Rp250 ribu biaya ukur tanah, mar mana, sampai sekarang kita pe rumah nda pernah dibedah. Untung ada pak Adrie Kamasi dan Partai Golkar begitu peduli, padahal kita nda pernah ketemu dan nda pernah kenal sebelumnya,” tandasnya.

Foto bersama usai peletakan batu pertama bedah rumah Nur Pangerapan-Sugeha.

Turut hadir dalam bedahbrumah ini masing-masing Sekretaris Febry Suoth SSos, Wakil Ketua Bidang Umum Lexi Solang, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Jemmy Sigar, Bendahara James Pangalila, Wakil Sekretaris Bidang OKK Vivi Wakary, Wakil Bendahara Norma Ani, Operator PG Minahasa Randy Simbar, Vebrina Pakasi, Wanna Pakasi, Alex Wensen serta Ketua PG Kecamatan Pineleng Ferdy Pattymahu SH, Ketua PG Kecamatan Kakas Barat Fentje Tampung, Ketua PG Kecamatan Eris Sonny Matano, Ketua PG Kecamatan Lembean Timur Dita Sumanti, Ketua PG Kecamatan Kawangkoan Fourny Mononimbar, Plt Ketua PG Kecamatan Mandolang Christofel Gumalang dan Ketua PG Kecamatan Kombi Roy Lasut. Juga hadir sejumlah masyarakat di Desa Karor termasuk Grifo Gerungan, warga yang memposting rumah opa Frits di akun facebooknya yang kemudian menjadi viral dan direspon oleh AK lewat program bedah rumah ini(JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0