MINAHASA, JP – Camat Pineleng yang juga Plh Hukum Tua Desa Pineleng Dua Jonly Wua M.M. menitipkan 4 pesan penting kepada keempat calon Hukum Tua Desa Pineleng Dua, masing-masing nomor urut 1 Hengky Tangapo, nomor urut 2 Nico Tangapo, nomor urut 3 Agustinus Sinaulan dan nomor urut 4 Oldy Joke Koropit.
Keempat pesan penting itu disampaikan Wua saat membawakan sambutan pada acara pemakaman almarhum Arnold Singkoh pada keluarga Singkoh – Kojonsow, Sabtu (10/05/2026).
Kepada keempat calon hukum tua, camat meminta untuk baku-baku bae.
“Kita minta empat calon (hukum tua) harus baku-baku bae,” ujarnya.
Wua juga meminta kepada keempat calon hukum tua untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan selama pemilihan hukum tua (Pilhut) Desa Pineleng Dua berlangsung.
“Mari sama-sama jaga kerukunan dan kedamaian. Torang mencintai desa ini. Mari torang sama-sama jaga Desa Pineleng Dua supaya aman selama pemilihan hukum tua ini,” ajaknya.
Selain itu, Wua meminta kepada keempat calon hukum tua untuk memajukan desa Pineleng Dua mengingat desa ini memiliki potensi yang luar biasa.
“Pineleng Dua ini istimewa. Di desa ini ada kantor camat, ada puskesmas, ada sekolah-sekolah SD, SMP, SMA dan bahkan ada Perguruan Tinggi. Ada juga penjamin mutu pendidikan LPMP,” bebernya.
Dan pesan keempat, Wua meminta keempat hukum tua untuk melakukan kerja bakti membersihkan SMA Dharma Wanita yang ada di Desa Pineleng Dua.
“Torang punya SMA Dharma Wanita. Sekolah ini sudah lama. Ada yayasannya namanya Yayasan Maesaan Pineleng. Tapi kondisi sekolah ini kotor. Saya minta keempat calon hukum tua untuk beking kerja bakti kase bersih itu sekolah,” pintanya.
Calon Hukum Tua Nomor 4 Oldy Joke Koropit (OJK) mengaku siap menindaklanjuti pesan dari camat Pineleng.
“Ada empat pesan yang disampaikan Pak Camat dalam sambutan dukanya. Semuanya akan segera saya tindaklanjuti,” tegasnya.
Suami dari Diaken Linda Gerungan ini mengungkapkan sejak awal dirinya sudah berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan selama Pilhut berlangsung.
“Sejak awal saya bersama tim dan pendukung OJK sudah berkomitmen untuk menjalani Pilhut ini dengan santun, baku-baku bae, saling menghargai dan menjaga persatuan. Pilhut harus dijalani dengan damai dan riang gembira. Tidak ada hoax, fitnah, kampanye hitam dan sebagainya,” tukas OJK yang mengusung tagline “Oldy Hati Bae” dan “Melayani dengan Hati” ini. (*)












