HomeBeritaBerita Utama

Aplikasi PANADA Pemkot Manado Raih Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik

Aplikasi PANADA Pemkot Manado Raih Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik

MANADO, JP- Setelah melalui serangkaian tes dan seleksi, Aplikasi Portal Analisis Data Berbasis Peta (PANADA) akhirnya berhasil mendapat Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik.

Apresiasi tersebut diterima langsung Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syarifuddin dampingi Mendagri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Guyana Tower Hotel Semarang, Kamis, (18/7/2019).

“Kita bersyukur karena penghargaan ini merupakan kado terindah untuk Kota Manado yang baru saja merayakan ulang tahun yang ke-396,” ujar GSVL.

Baca Juga  Kapuspenkum Kejagung Terima Kunjungan Mahasiswa President University dalam Rangka Law School Visit

Lanjut orang pertama di kota Manado ini, fungsi aplikasi PANADA untuk mempermudah masyarakat mencari informasi serta pengumpulan dan perubahan data berbasis peta.

“Panada mempermudah masyarakat untuk mencari informasi dan pengumpulan serta perubahan data. Semua yang menyangkut kependudukan, bangunan, perizinan, pajak, retribusi. Pokoknya semua bisa dilihat dalam aplikasi ini,” katanya.

Dijelaskan GSVL, masyarakat dapat mengetahui lokasi-lokasi yang mereka butuhkan, bahkan lokasi seperti penempatan CCTV, jembatan, bangunan, semua dapat dicari melalui aplikasi Panada.

“Lewat aplikasi PANADA kita bisa tahu posisi gereja, mesjid, rumah sakit, puskesmas, sekolah bahkan rumah penduduk dengan data IMB, fiskal serta bentuk dan ukuran rumah tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Hari Ini, Pemkot Manado Terima Formasi CPNS

Selain itu, tambahnya, aplikasi PANADA juga dapat mengetahui status bahaya banjir saat hujan, serta mampu menganalisis keadaan bahkan sampai beberapa tahun ke depan.

“Sangat diharapkan masyarakat Manado dapat memanfaatkan website panada.manadokota.go.id agar dapat mendapatkan informasi seperti bahaya banjir bila musim hujan,” tukas GSVL.

Diketahui, sebelum masuk ke TOP 99, ada 3.156 proposal inovasi yang diajukan secara online melalui Sistem Informasi Pelayanan Publik (Sinovik). Jumlah ini meningkat dari tahun 2018 yang mencapai 2.824 proposal inovasi. Peningkatan ini tidak hanya kuantitas, tetapi juga dari segi kualitas inovasinya. (JPc)

Baca Juga  Bahas Persiapan Rakernas DPA, Pdm Yusak Sanggi Temui Ketum BPH GBI

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0