HomeBerita

Berakhir Sukses, PKPA Peradi Manado Bikin 24 Calon Advokat Optimis Ikut Ujian, Wens Boyangan: Persiapkan Diri Mulai Dari Sekarang

Berakhir Sukses, PKPA Peradi Manado Bikin 24 Calon Advokat Optimis Ikut Ujian, Wens Boyangan: Persiapkan Diri Mulai Dari Sekarang

FOTO: Pimpinan Peradi Manado dan Perwakilan Fakultas Hukum Unsrat foto bersama peserta PKPA pada acara penutupan di gedung Fakultas Hukum Unsrat Manado, Selasa (19/12/2023).

MANADO, JP – Keceriaan terpancar dari ekspresi wajah dari 24 peserta kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Manado.

Pasalnya, kegiatan yang belangsung sejak tanggal 11 Desember hingga 19 Desember 2023 di lantai 11 gedung Fakultas Hukum Unsrat Manado ini, telah berakhir dengan sukses dan sangat memuaskan dan bahkan menjanjikan masa depan sebagai seorang advokat kelak, mengingat para peserta yang mengikuti kegiatan ini tengah bersiap untuk mengikuti ujian profesi Advokat yang akan digelar.

“Kami sungguh bersyukur bisa mendapatkan kesempatan yang luar biasa dari Peradi Manado ini. Kegiatan PKPA ini menjadi modal berharga bagi kami untuk bisa lulus dalam ujian sebagai calon Advokat nanti,” ujar Vanda Kaindeh kepada wartawan mewakili peserta yang lannya, usai acara penutupan PKPA tersebut, Selasa (19/12/2023).

Acara Penutupan PKPA Peradi Manado


Wanita cantik ini mengaku selama seminggu mengikuti pendidikan, mereka telah dibekali berbagai pengetahuan.

“Tidak hanya materi yang luar biasa yang kami dapatkan lewat PKPA ini sebagai modal persiapan kami mengikuti ujian menjadi Advokat nanti. Tapi lebih dari itu apa yang kami dapatkan saat ini membuat kami berkomitmen menjadi pengacara yang memiliki harga diri, artinya integritas kami tidak diukur dengan uang,” tegasnya.

Baca Juga  PSI Usulkan Kaum Difabel jadi Wakil Menteri, Jurani Bangga

Sementara itu, Sekretaris DPC Peradi Manado Wens A Boyangan SH., MH., sangat berharap ke-24 peserta PKPA di gelombang kedua ini dapat mempelajari seluruh materi yang diberikan.

“Diharapkan ke-24 peserta yang mengikuti PKPA yang diselenggarakan Peradi Manado ini bisa lulus di ujian nanti. Karena itu persiapkan diri sebaik mungkin mulai dari sekarang. Perdalam ilmu yang didapatkan selama PKPA ini,” jelasnya kepada wartawan sambil menambahkan pelaksanaan ujian profesi Advokat sejalan dengan UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Pelepasan tanda peserta PKPA


Wens yang juga adalah seorang pengacara handal dan sangat berpengalaman ini menambahkan bahwa prosedur dan tahapan dilakukan dengan benar oleh Peradi.

“Dari sini mereka akan mengikuti ujian, proses magang, lalu mereka akan dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi,” tandas pria yang juga menjabat Ketua atau Tonaas LMI Kota Manado ini.

Menurut Wens yang juga adalah Direktur Lembaga Bantuan Hukum Laskar Manguni Indonesia (LMI) ini, selama seminggu mengikuti pendidikan, para peserta dibekali berbagai pengetahuan dari kalangan peradilan, akademisi serta praktisi hukum.

Dia pun merinci materi-materi yang telah diberikan selama PKPA termasuk dengan pematerinya. Selain materi tentang Fungsi & Peran Organisasi Advokat, serta Kode Etik Profesi Advokat yang disampaikan secara daring oleh DPN Peradi, juga ada materi tentang Sistem Peradilan di Indonesia serta Peran & Fungsi Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dibawakan Dr. Tumpal Napitupulu, SH, MH, hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Manado.

Sekretaris DPC Peradi Manado Wens A Boyangan SH., MH., saat diwawancarai wartawan.


Juga materi tentang Perencanaan & Analisa Kontrak Perjanjian yang disampaikan Ketua Ikatan Notaris/PPAT Manado, Karel Butarbutar, SH, MH. Tentang Hukum Acara Arbitrase & Alternatif Dispute Resolution (ADR) oleh akademisi FH Unsrat, Dr. Merry E. Kalalo, SH, MH.

Baca Juga  7 Saksi Diperiksa Kejagung Dalam Kasus Dugaan Tipikor ASABRI

Di samping itu ada materi seputar Sistem E-Court MARI dan Prosedur Eksekusi oleh Relly E. Behuku, SH, MH, hakim dari Pengadilan Negeri Manado, juga tentang Hukum Acara & Praktek Peradilan Pidana oleh akademisi FH Unsrat, Dr. Michael Barama, SH, MH.

Materi lain adalah Hukum Acara Peradilan Niaga dibawakan oleh Djamaludin Ismail, SH, MH, dari PT Manado, Hukum Acara dan Praktek Peradilan Pidana oleh Max Gahagho SH, MH., Hukum Acara Tindak Pidana Korupsi, Dr. Grubert Ughude, SH, MH., Hukum Acara & Praktik Peradilan Agama oleh Drs. H. Mal Domu, SH, MH.

Selain itu ada materi tentang Hukum Acara & Praktik Peradilan Perdata oleh Dr. Hero Soepeno, SH, MH, dosen FH Unsrat, tentang Kepastian Hukum Pelaksanaan Parate Eksekusi Jaminan Fidusia di Indonesia oleh Dosen FH Unsrat lainnya adalah Prof. Dr. Wulanmas Frederik, SH, MH dan Dr. Merry Kalalo, SH, MH., Dr. Devi Sondakh, SH, MH dengan materi Hukum Acara Peradilan HAM.

Vanda Kaindeh, Peserta PKPA Peradi Manado saat diwawancarai wartawan


Sedangkan, ada juga materi yang datang dari para praktisi antara lain Steven S. Gugu, SH, MH., dengan materi Hukum Acara & Praktik Peradilan Perdata, Dr. Wempie Potale, SH, MH, dengan materi Argumentasi Hukum (Legal Reasoning) dan Pendapat Hukum (Legal Openion).

Baca Juga  Di Global Forum for Climate Movement, Dirut PLN Ajak Kolaborasi Global Atasi Perubahan Iklim Dunia

PENUTUPAN PKPA

Kegiatan yang bekerjasama dengan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini, telah resmi ditutup oleh Kepala Bagian Hukum Pidana FH Unsrat, Adi Tirta Kusumo, SH., MH., mewakili Dekan Fakultas Hukum Unsrat. Turut juga hadir dalam acara penutupan PKPA pengurus DPC Peradi DR. Denny Karwur SH., MH

Dalam sambutannya, Adi Tirta mengatakan sangat bangga untuk kedua kalinya di tahun ini, Fakultas Hukum Unsrat dipercaya Peradi Manado, tidak saja menjadi lokasi penyelenggaraan PKPA, namun juga memilih beberapa akademisi fakultas itu sebagai pematerinya.

“Kepada peserta kalian bersyukur mendapatkan kesempatan yang luar biasa yang digelar Peradi Manado ini. Ini adalah bekal berharga bagi kalian tidak hanya untuk menghadapi ujian tapi juga kelak dapat menjadi Advokat yang baik dan benar, mengabdi kepada masyarakat untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang dilayani,” pintanya.

Peserta PKPA Peradi Manado.


Sebelumnya, Welly Mataliwutan, SH, MH, atas nama Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi pada pengarahannya menekankan pentingnya advokat menjaga integritas dalam menjalankan profesinya.

“Advokat Peradi itu punya nilai plus, karena mereka benar-benar dipersiapkan sesuai amanat undang undang advokat,” pungkas Mataliwutan yang juga adalah penghubung KY ini, seraya memberikan motivasi kepada peserta dalam mempersiapkan diri mengikuti ujian Advokat nanti.

Adapun kepanitiaan PKPA Gelombang Dua tahun 2023 ini diketuai Stevie Da Costa, SH, MH, Sekretaris Wens A. Boyangan, SH, MH dan Bendahara Steven S. Gugu, SH, MH., yang juga adalah Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC Peradi Manado. Peradi sendiri dipimpin oleh Ketua Umum Prof. DR. Otto Hasibuan SH., MM. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0