Besok, 2500 Jemaat KGPM Hadiri Ibadah Agung HUT ke-93, Songsong Makna Gerbang Satu Abad

Momentum Introspeksi Bersaksi, Bersekutu dan Melayani

Tampak dari depan kantor pusat KGPM yang berlokasi di Jalan Sea Malalayang Kota Manado (kiri), Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM Tedius Kuemba Batasina STh (Kanan)

MANADO, JP – Sebanyak 2.500 anggota jemaat Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) akan menghadiri ibadah agung yang berlangsung di Lapangan Sparta Tikala Manado, Sabtu (31/10/2016). Kegiatan ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 KGPM.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM Gembala Tedius Kuemba Batasina STh., kepada jejakpublik.com, Jumat (30/10/2026).

“Besok KGPM akan berusia 93 tahun dan untuk merayakannya kami akan menggelar ibadah agung yang dihadiri oleh sekitar 2.500 jemaat KGPM di Lapangan Tikala,” ujarnya.

Menurut Batasina, perayaan syukur ini mengusung tema “Berpusat pada allah berdampak bagi dunia”. Tak sekadar ibadah, momentum HUT ke-93 ini juga dijadikan wadah dalam mencermati realitas, dinamika dan tantangan saat ini.

“Perayaan syukur dimaknai dalam bingkai ziarah perjalanan gereja. Momentum perayaan dilaksanakan dalam bentuk ibadah agung sambil mencermati realitas dan dinamika dan tantangan pergumulan jaman yang ditandai pelbagai problem, baik menyangkut masalah musim kemarau, ekologi, demokrasi, keamanan, sosial, perdamaian dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga  Launching Aplikasi CAT, Ini Harapan Walikota Eman

Bagi Batasina, hal tersebut merupakan konsekuensi dari hadirnya gereja KGPM yang lahir dari realitas perjuangan kebangsaan.

“Sebagai gereja yang lahir dari realitas perjuangan kebangsaan mendorong KGPM untuk terus ada dalam refleksi perjuangan,” tegasnya.

Selain itu juga, lahirnya KGPM adalah untuk mempertegas komitmen kebangsaan, konsistensi bernegara dan implementas iman dan karya bagi bangsa dan negara.

“Bahkan juga terus merawat kepelbagaian keberagaman bangsa dalam hal ini memperkuat moderasi beragama,” paparnya.

Dikatakan sosok yang memiliki wawasan yang luas dan komitmen yang kuat akan kebangsaan ini, perayaan HUT ke-93 tetap memiliki makna introspeksi dan koreksi bagi KGPM untuk memahami dan menilai peran dan fungsi, serta tugas dan tanggungjawab dalam bersakasi, bersekutu dan melayani bagi dunia dan bagi gereja,” tandasnya.

Baca Juga  78 Tahun PLN Hadir Listriki Indonesia, Rasio Elektrifikasi Nasional Capai 99,74%

Menariknya menurut Batasina, perayaan HUT ke-93 ini juga merupakan momentum seluruh pengurus pucuk pimpinan dan jemaat KGPM dalam menyongsong perayaan 100 tahun KGPM

“Ini juga (perayaan HUT ke-93) merupakan perayaan iman menyongsong makna gerbang satu abad KGPM,” pungkasnya. (Simon)