Ketua Umum Gembala Tedius Batasina dan Pimpinan Pusat KGPM Temui Gubernur Sulut

KGPM dan Pemprov Sulut Akan Saling-silang Berkolaborasi Wujudkan Esensi Pelayanan

Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus (kiri) berdiskusi dengan Ketua Umum PP KGPM Gembala Tedius Batasina S.Th.

MANADO, JP – Setelah terpilih dalam Sidang Raya XXXV Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) dan melakukan serah terima jabatan beberapa waktu lalu, Ketua Umum Pucuk Pimpinan (PP) KGPM Gembala Tedius Kuemba Batasina S.Th., bersama jajarannya melakukan audiens dengan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen (Purn) Yulius Selvanus atau yang akrab dengan inisial YSK (Yulius Selvanus Komaling), di rumah dinas Gubernur Bumi Beringin Manado, Rabu (22/07/2026).

Ketika dikonfirmasi jejakpublik.com, Batasina mengatakan dalam audiens tersebut pihaknya menyampaikan sejumlah poin penting. Diantaranya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur YSK di Sidang Raya XXXV KGPM yang berlangsung di Sidang “Glory” Kiawa Kabupaten Minahasa dan materi yang telah disampaikan Gubernur YSK kepada peserta dalam sidang tersebut.

“Selain itu kami juga menyampaikan hasil-hasil keputusan dan ketetapan sidang raya tersebut yang didalamnya adalah hasil pemilihan pucuk pimpinan yang baru, majelis gembala, badan pengawas, perbendaharaan gereja dan majelis pertimbangan,” ujar gembala yang pernah menjabat Ketum PP KGPM dan Ketua Majelis Gembala KGPM.

 

Pengurus Pucuk Pimpinan KGPM saat audiens dengan Gubenur Sulut Yulius Selvanus.

Menurut Batasina, Gubernur YSK mengapresiasi terselenggaranya Sidang Raya XXXV KGPM tersebut.

“Kepada kami pak Gubernur YSK memberi apresiasi sekaligus mengajak KGPM untuk membangun kemitraan dalam memajukan Provinsi Sulut. Pak Gubernur YSK mengingatkan kami bahwa siergitas dan kerjasama gereja dan pemerintah merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan serta kesinambungan membangun daerah,” kata hamba Tuhan yang dikenal memiliki Visi Kebangsaan yang luas dan tajam ini.

Lebih jauh Batasina menegaskan bahwa KGPM sebagai mitra strategis Pemerintah akan terus membangun relasi dan komunikasi yang harmoni memperkuat sinergitas untuk mensukseskan program-program Gereja dan Pemerintah.

“Dan juga KGPM dan Pemprov Sulut akan saling-silang berkolaborasi dalam mewujudkan esensi pelayanan kepada jemaat dan masyarakat,” tandas sosok familiar yang bersahabat dengan semua kalangan serta pernah menjabat sebagai pengurus FKUB dan BKSAUA Sulut ini.

Baca Juga  Jelang Pilkada, Kajati Pastikan Tak Ada Penetapan Tersangka Calon KaDa

GUBERNUR BERI MATERI DI SIDANG RAYA KGPM

Dalam. Sidang Raya XXXV KGPM yang digelar di Kiawa Resort, Kabupaten Minahasa, Selasa (30/6/2026) lalu Gubernur YSK hadir dan menyampaikan pemikiran mengenai tema Sidang Raya, “Gereja dan Kebangsaan di tengah polikrisis global” Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini dan mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa kehidupan gereja tidak pernah terpisah dari kehidupan bangsa.

“Saya merasa bersyukur mendapat kesempatan untuk berbagi pemikiran mengenai tema yang sangat relevan ini. Gereja bukan hanya hadir di dalam gedung ibadah, tetapi juga hadir di tengah dinamika masyarakat, menjawab tantangan zaman, serta menjadi terang dan garam bagi dunia,” ungkap Gubernur YSK.

Ia menjelaskan bahwa beberapa tahun terakhir dunia menghadapi situasi yang oleh banyak ahli disebut sebagai polikrisis global, yakni kondisi ketika berbagai krisis terjadi secara bersamaan, saling berkaitan, dan saling memperkuat sehingga memberikan dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat.

Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, Gubernur YSK menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memandang gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan kolaborasi seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Gereja memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, membangun kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga dan UMKM, menjaga kelestarian lingkungan hidup, hingga memperkuat kehidupan sosial yang rukun dan damai,” katanya.

Gubernur Yulius meyakini sinergi antara pemerintah dan gereja akan menghasilkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membentuk masyarakat yang berkarakter, bermoral, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Saya percaya, apabila pemerintah dan gereja berjalan bersama, maka pembangunan yang kita lakukan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara ekonomi, tetapi juga melahirkan masyarakat yang berkarakter, bermoral, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga  Pasien Terkontaminasi Positif Korona Dinyatakan Sembuh

Menutup sambutannya, Gubernur berharap agar Sidang Raya XXXV KGPM menjadi momentum untuk merumuskan langkah-langkah pelayanan yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat menghadiri Sidang Raya XXXV KGPM di Kiawa, Kabupaten Minahasa, baru-baru ini.

Ia mengajak KGPM untuk terus menjadi gereja yang setia pada Firman Tuhan sekaligus peka terhadap berbagai persoalan masyarakat, hadir bagi mereka yang lemah, memberi harapan kepada yang putus asa, memperjuangkan keadilan, serta terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan membangun Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.(JPc)