HomeBeritaBerita Utama

Dua Komisioner KPU Dicopot, Arief Kuatir Tahapan Pilkada Terganggu

Dua Komisioner KPU Dicopot, Arief Kuatir Tahapan Pilkada Terganggu

JAKARTA, JP- Mengejutkan! Pasca penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) diguncang prahara.

Hal ini menyusul pemecatan terhadap dua komisioner KPU RI oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dari jabatan masing-masing dan memberikan teguran keras.

Kedua komisioner tersebut adalah Ilham Saputra yang diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik dan Novida Ginting Manik dari jabatannya sebagai Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Diklat dan Litbang.

Alasan pencopota Ilham karena yang bersangkutan dinilai melanggar kode etik lantaran menghambat proses pengisian jabatan pengganti antar waktu (PAW) anggota DPR RI Partai Hanura.

Baca Juga  Jawab Kepercayaan GSVL-Mor, Tetty Siap Lawan Pembangkang Perda

Sedangkan Novida dicopot dari jabatannya karena dianggap melanggar kode etik terkait dengan proses seleksi calon KPU Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Lalu apa tanggapan Ketua KPU Arief Budiman? Kepada wartawan sebagaimana dikutip dari Kompas.com Arief mengaku tidak mudah untuk mengganti personelnya di tengah-tengah tahapan pemilu dan persiapan Pilkada ini, mengingat setiap Komisioner KPU punya keahlian masing-masing. Jika jabatan itu digantikan oleh orang yang tidak punya latar belakang yang relevan, hasil pekerjaannya tidak akan maksimal dan dikhawatirkan berdampak pada tahapan penyelenggaraan Pilkada.

Baca Juga  Perusahaan AS Investasi Rp700 Miliar Di di Sulut

“Pasti mereka punya keahlian, punya pengalaman, dan sudah merancang kultur kerja kemudian cara kerja di masing-masing divisinya, kalau diubah tentu bisa merepotkan,” ujar Arief.

Namun dirinya menyatakan menerima putusan DKPP dan akan menindaklanjutinya.

“Kita akan tindak lanjuti setelah melakukan rapat pleno, bagaimana sikap kita, bagaimana respons kita. Karena bukan hal yang mudah sebetulnya mengganti personel di tengah-tengah tahapan seperti ini,” kata Arief. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0