HomeBeritaBerita Utama

Jika Olly Batal, Sulut Tetap Dapat Kursi Menteri

Jika Olly Batal, Sulut Tetap Dapat Kursi Menteri

JAKARTA, JP-Masyarakat Sulawesi Utara sangat mengharapkan ada putra daerah duduk di kursi menteri pada Kabinet Kerja Jokpwi-Ma’ruf yang sebentar lagi akan segera diumumkan.

Nama Olly Dondokambey SE, Gubernur Sulut dan Ketua DPD 1 PDI Perjuangan Sulut santer disebut-sebut akan menduduki jabatan menteri.

Namun demikian di beberapa kesempatan Olly selalu menyatakan ingin fokus di Pemilihan Gubernur Sulut untuk melanjutkan periode kedua kepemimpinannya, walau ia tak menampik jika instruksi partai mengharuskannya duduk sebagai salah satu menteri di Kabinet Kerja.

Jika toh akhirnya nama Olly tak masuk di jajaran menteri Kabinet Kerja, akankah ada “wakil” Sulut yang diangkat Jokowi sebagai menteri?

Baca Juga  Olly Teken MoU dengan BPH Migas dan Pertamina

Penelusuran jejakpublik.com terkait publik figur yang berpeluang besar masuk dalam jajaran menteri, sekurang-kurangnya ada dua nama yang bisa “mewakili” Sulut di Kabinet Kerja. Siapa mereka?

Pertama adalah Adian Napitupulu. Salah satu anggota aktivis 98 sekaligus Anggota DPR-RI fraksi PDI-P ini ternyata berasal dari Sulut.

Pasalnya, dilihat dari biodatanya, salah satu juru bicara Jokowi-Ma’ruf dalam pergelaran Pemilu 2019 bernama lengkap
Adian Yunus Yusak Napitupulu ini ternyata lahir di Manado, tanggal 9 Januari 1971. Ia merupakan anak dari pasangan Ishak Parluhutan Napitupulu dan Soeparti Esther.

Baca Juga  Diperindag Minut Sidak Pasar

Ayahnya merupakan seorang pegawai negeri sipil di Kejaksaan Republik Indonesia, yang pernah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri di sejumlah kota, salah satunya Kotamobagu, Provinsi Sulut. Mungkin Adian lahir ketika ayahnya bertugas di Sulut.

Nama kedua adalah Lodewijk Freidrich Paulus. Nama Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar ini disebut-sebut merupakan satu dari beberapa nama yang disiapkan Partai Golkar untuk menjadi menteri.

Sama seperti Adian, Lodewijk Freidrich Paulus ternyata juga lahir di Manado, tanggal 27 Juli1957. Ia adalah mantan perwira tinggi militer Indonesia yang berasal dari TNI Angkatan Darat, ia adalah Danjen Kopassus ke-24 menjabat sejak 4 Desember 2009 menggantikan 
Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Ia menjabat sebagai Danjen Kopassus hingga 8 September 2011, ia digantikan oleh Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya. (JPc)

Baca Juga  Kajati Sulut Kunker ke Kejari Minahasa

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0