HomeOlahraga

Mundur dari Pelatnas, Richard Mainaky Ingin Wujudkan Mimpinya di Manado, Apa Itu?

Mundur dari Pelatnas, Richard Mainaky Ingin Wujudkan Mimpinya di Manado, Apa Itu?

JAKARTA, JP- Anda penggemar olahraga bulutangkis? Anda atau keluarga anda ingin menjadi pemain bulutangkis handal? Ini akan menjadi kabar gembira.

Sebagaimana dilansir dari pbdjarum.org, Richard Mainaky, pelatih bulutangkis handal Indonesia yang menghabiskan 26 tahun mengabdi sebagai pelatih di Pelatnas PBSI Cipayung tersebut akan mengakhiri karier kepelatihannya dan kembali ke Manado.

Sepanjang karir kepelatihannya sebagai pelatih ganda campuran di pelatnas, Richard Mainaky mengukir banyak prestasi. Sejumlah gelar diraih anak didiknya, mulai dari 5 kali juara All England, 4 kali juara dunia, 2 kalu meraih medali perak Olimpiade dan satu medali emas Olimpiade.

Baca Juga  Bekap Sampdoria, Juventus Juara Liga Italia 9 Kali Berturut-Turut

Beberapa atlet ganda campuran yang dilatihnya dan meraih sukses diantaranya
Tri Kusharjanto/Minarti Timur, yang meraih medali perak Olimpiade Sydney 2000,, Nova Widianto/Liliyana Natsir, yang meraih medali perak Olimpiade Beijing 2008, Flandy Limpele/Vita Marissa yang adalah semifinalis Olimpiade Beijing 2008, Tontowi Ahmad/Liliyana, yang meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 serta Praveen Jordan/Debby Susanto dan Praveen/Melatih Daeva Oktavianti yang meraih gelar juara All England.

Namun pada Senin (06/09/2021) siang, Richard Mainaky menyatakan bakal mengundurkan diri sebagai kepala pelatih ganda campuran pada 27 September 2021 mendatang.

Baca Juga  Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

“Iya betul, saya akan mengundurkan diri sebagai kepala pelatih ganda campuran pelatnas pada 27 September nanti,” ungkapnya.

Ia beralasan ingin fokus dan lebih dekat dengan keluarganya, mengingat selama ini setiap harinya dia menghabiskan waktu sebagai pelatih di Cipayung, dari pukul 06.00 sampai pukul 19.00. WIB.

Tapi Richard Mainaky mengaku tak akan sepenuhnya meninggalkan dunia bulutangkis. Apalagi ia masih terikat sebagai pelatih di PB Djarum.

Keinginan pulang ke kampung halamannya di kota Manado Provinsi Sulawesi Utara menjadi keinginannya. Bahkan dirinya mempunyai mimpi bisa membuat pembinaan bulutangkis di Manado yang bagus.

Baca Juga  Villarreal Juara Liga Europa Usai Kalahkan MU dengan 22 Penalti, Wakil Spanyol di Liga Champions Jadi Lima

“Saya punya mimpi bisa membuat pembinaan bulutangkis di Manado yang bagus,” katanya.

Ia beralasan, mimpinya ini didukung fasilitas dan bibit-bibit pemain pun cukup banyak, namun tidak ada program pembinaan yang jelas.

“Saya melihat di sana (Manado, red) itu fasilitas sudah mendukung. Bibit-bibitnya pun cukup banyak. Namun sayangnya tidak ada program pembinaan yang jelas. Dan saya berharap nantinya bisa membuat suatu pembinaan yang jelas, sehingga bisa membantu regenerasi bulutangkis Indonesia ke depannya,”  tandasnya. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0