HomeBerita UtamaHukum dan Kriminal

Biadab! Buruh Bangunan Ini Tega Bunuh Ibu Kandung Demi Senangi Mertua

Biadab! Buruh Bangunan Ini Tega Bunuh Ibu Kandung Demi Senangi Mertua

JP- Perbuatan tak beradab dilakukan lelaki berinisial NS (35). Ia tega menghabisi nyawa ibu kandungnya demi menyenangi mertuanya. Pasalnya, ibu mertua pelaku selalu meminta uangnya untuk kebutuhan sehari-hari.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian ini terjadi Desa Gampong Meunasah Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh, Senin (8/6) pukul 07.00 WIB.

Korban bernama Fatimah (65) tewas dengan kondisi luka parah di leher, di rumahnya. Korban meninggal dengan kondisi telungkup berlumuran darah di samping pintu rumahnya.

Mirisnya lagi, untuk menghilangi jejaknya, pelaku berpura-pura sebagai saksi saat melaporkan peristiwa kematian ibunya.

Baca Juga  Karyawan Kantor Pusat PLN Diperiksa Kejagung

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Zulfitri langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP dilakukan tim Inafis Polres Aceh Utara, tewasnya korban diduga akibat benda tajam yang menyerang leher korban.

“Korban adalah warga miskin yang tercatat sebagai penerima PKH, semasa hidupnya korban kerap mengemis di kawasan kota Panton Labu,” kata Zulfitri.

Usai melakukan penyelidikan, diketahui ternyata NS adalah pelakunya. Hal ini dibenarkan Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito.

“Pelaku adalah anak kandung korban berinisial NS. Pelaku sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan. Pelaku sudah diamankan di Polres Aceh Utara,” jelas Agus.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Ibunda Jokowi Meninggal Dunia

Menurut keterangan pelaku, kata Agus, motif pembunuhan itu terkait masalah keuangan lantaran ibu mertua pelaku kerap meminta uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari istrinya.

“Karena ibu mertua dari pelaku setiap hari selalu meminta uang untuk kebutuhan istri yang masih tinggal serumah dengan ibu mertuanya. Sehingga pelaku kalut dan meminta uang kepada ibunya, karena tidak diberikan akhirnya melakukan aksi pembunuhan,” tandasnya. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0