HomeBeritaBerita Utama

Festival Pesona Bunaken Tak Sesuai Harapan Gubernur Olly

Festival Pesona Bunaken Tak Sesuai Harapan Gubernur Olly

MANADO, JP- Pariwisata merupakan program unggulan Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan Sulut the rising star pariwisata.

Tentu hal ini harus didukung penuh, salah satunya lewat event pariwisata berkualitas dan spektakuler. Di setiap kesempatan, Olly selalu mengungkapkan harapannya agar event-event pariwisata yang digelar harus berlangsung spesial dan spektakuler mengingat pariwisata Sulut sudah go internasional.

Harapan Olly ini kembali dikemukakan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, saat membawakan sambutan pada acara pembukaan Festival Pesona Bunaken yang berlangsung di Manado Town Square, Mantos, Rabu (17/07/2019) sore.

Baca Juga  Tiga Tersangka Dana Hibah Banjir Manado Dijebloskan ke Malendeng

“Pesan pak gubernur (Olly, red) tahun ini harus lebih bagus dari tahun lalu, lebih spektakuler. Jangan biasa-biasa saja. Begitu pula tahun depan lebih luar biasa dari tahun ini,” ujar Kandouw.

Sayang, kegiatan Festival Pesona Bunaken yang menghabiskan dana yang besar ini, dinilai berlangsung biasa-biasa.

Mulai dari acara pembukaan yang tidak dihadiri banyak kepala daerah di Sulut. Padahal Wagub sangat berharap kehadiran seluruh kepala daerah di event-event Pariwisata demi membangun sinergitas.

Kemudian peserta Pemeran Produk Unggulan Daerah dari luar Provinsi Sulut yang digelar dalam rangka festival ini, hanya diikuti empat provinsi masing-masing Provinsi DKI Jakarta, Jawa Timur, Papua Barat dan Gorontalo. Begitu juga dengan kabupaten/kota di luar Sulut hanya Kabupaten Malang dan Kabupaten Gorontalo. Bahkan produk yang dipajang dan dipromosikan di stand-stand jumlahnya sedikit. Belum lagi pengunjung yang mengunjungi stand-stand ini tidak banyak.

Baca Juga  Adrie Kamasi Umumkan Struktur Baru Pengurus Golkar Minahasa, Ini Daftarnya

Selanjutnya, saat digelar kegiatan Karnaval Budaya di jalan Boulevard Manado, peserta yang ikut hanya sedikit serta materi karnaval dan atraksinya terkesan biasa-biasa.

“Koq karnaval cuma begiti-begitu? Nda heboh cuma biasa-biasa dan tidak ada yang baru. Pak Wagub saja cuma berdiri di jalan nyanda duduk di panggung,” ungkap Denny Pangalila, di sela-sela menyaksikan karnaval tersebut. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0