HomeBeritaBerita Utama

Harga Cengkih Anjlok di Rp75 Ribu, Ngantung Berkilah Pengaruh Hukum Pasar

Harga Cengkih Anjlok di Rp75 Ribu, Ngantung Berkilah Pengaruh Hukum Pasar

MANADO, JP- Memasuki musim panen harga cengkih di Provinsi Sulawesi Utara semakin merosot. Di Manado hanya diperdagangkan Rp75.000 per kilogram (kg). Padahal petani berharap harga cengkih bisa berada di atas Rp100.000 per kg.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung berkilah, melemahnya harga cengkih merupakan pengaruh dari hukum pasar.

“Saat produksi meningkat dan permintaan menurun membuat harga ikut melemah. Masalah cengkih ini lebih dipengaruhi dari hukum pasar,” ujarnya.

Dijelaskan Ngantung, saat ini kebutuhan cengkih secara nasional ada sebanyak 120.000 ton. Sedangkan untuk saat ini, luasan lahan cengkih yang ada di Sulut sekitar 50.000 hektare.

Baca Juga  Flobamora Sulut Gelar Misa Pertama Imam Baru Asal NTT serta Perayaan Syukur Paskah dan Idul Fitri

“Kita prediksi dari lahan tersebut bisa juga menghasilkan 50.000 ton pertahun. Jika tentu semua daerah berbuah. Kan saat ini samua daerah terlihat sudah mulai melakukan panen. Nah sedangkan kebutuhan nasional itu hanya 120.000 ton cengkih. Jadi kalau Sulut saja sudah ada 50.000 ton sudah hampir setengah produksinya untuk memenuhi kebutuhan. Sedangkan kawasan Indonesia Timur saat ini memiliki cengkih yang produksinya banyak. Jadi jika semua berbuah, maka produksi melebihi kebutuhan. Otomatis harga akan menurun,” bebernya.

Lanjut Ngantung, saat ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw (OD-SK) sedang mencari pemodal untuk bekerjasama menciptakan resi gudang.

Baca Juga  MJP: Ceramah UAS Soal Simbol Agama Kristen Merusak Kebhinekaan Indonesia

“Pemprov itu sedang mencari pemodal untuk menciptakan resi gudang. Nanti jika harga sedang lemah, maka akan dibeli dan ditampung dalam gudang. Harga naik, baru dilepas. Dan kita sarankan petani itu dapat menahan diri dan tidak menjual cengkih kering pada saat harga murah. Karena komoditas ini akan secara perlahan naik, ketika stok mulai kurang. Menyimpan cengkih kering juga tidak menjadi masalah, malahan kualitas lebih baik,” tandasnya. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0