HomeBeritaNews

Ingatkan Legislator Nasdem Sulut Berpihak ke Rakyat, FER: Jangan Main-main!

Ingatkan Legislator Nasdem Sulut Berpihak ke Rakyat, FER: Jangan Main-main!

MANADO, JP- Tidak lama lagi, Anggota DPRD Sulawesi Utara akan ditetapkan Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Sulut dan bulan Agustus atau September 2019 akan dilantik menjadi wakil rakyat.

Dari total 45 anggota DPRD Sulut terpilih, terdapat 9 orang legislator dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan berhak membentuk satu fraksi dan menduduki pimpinan DPRD Sulut.

Terkait hal ini, sebelum duduk sebagai wakil rakyat di gedung cengkih, ke-9 legislator dari Nasdem ini diingatkan untuk selalu berpihak kepada rakyat.

“Semua legislator Sulut asal Nasdem harus berpihak kepada rakyat. Jangan main-main,” ujar Komando Pemenangan Wilayah (Kompewil) Sulawesi Partai Nasdem Felly Estelita Runtuwene mengingatkan.

Baca Juga  Harlah Pancasila dan Hari Jadi JPc: Spirit Baru Dalam Badai Di Usia Lansia dan Balita

Bahkan Felly mengancam akan ada sanksi tegas dari partai jika tidak berpihak pada rakyat.

“Ibu akan buktikan kalau ada yang main-main yang pasti  ibu akan rombak. Ini kan susa payah untuk  kita bisa capai sampai bisa mendapatkan 9 kursi,” tegasnya.

Ditambahkan Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulut, berkaca dari pengalamannya sebagai anggota DPRD Sulut jelang  akhir periode ini menjadi pelajaran yang yang luar biasa,  tetapi juga menjadi motivasi bagi dia untuk bekerja keras bersama seluruh kader mewujudkan target tersebut.

Baca Juga  BSG Larang Pegawainya Like dan Komen Postingan Pilkada di Medsos, Bagaimana dengan ASN?

“Apa yang ibu alami selama satu periode ini menjadi cemeti bagi ibu dan hasilnya ini, ibu bisa hasilkan semuanya karena dengan tekad.  Tidak untuk siapa-siapa tapi untuk masyarakat Sulut, “ tegasnya.

Anggota DPR RI terpilih ini  berharap para kader yang juga menjadi representasi rakyat Sulut tidak mudah terbawa dengan iming-iming bujukan, rayuan dan lain sebagainya.

“Saya berharap mereka betul-betul ada di tempat ini (gedung DPRD, red) memperjuangkan kepentingan rakyat Sulut, bukan kepentingan diri sendiri ataupun lainnya, “ pintanya

Selain itu, lanjut Felly, pengawasan internal kepada kader di DPRD Sulut akan terus dilakukan terutama dalam setiap pembahasan anggaran, khususnya  yang berkaitan dengan kepentingan rakyat.

Baca Juga  Ivonne Kawatu: Keterbukaan Informasi Wujudkan Layanan Informasi yang Berkualitas

“Setiap bulan itu harus ada evaluasi,  tentunya ibu akan mengambil waktu apalagi untuk pembahasan APBD induk, APBD perubahan, karena itu penting sekali untuk masyarakat. Jangan lagi kayak pendidikan di Sulut yang tadinya nomor sekian tapi sekarang sudah berada di bawah Papua ini nda boleh.  Ada apa? Ada yang salah di situ. Begitupun pembangunan,  pembangunan itu boleh tapi apakah mengena untuk rakyat atau tidak. Buat apa kita ada pembangunan a b c d tapi tidak berpihak pada rakyat itu sendiri, “ pungkasnya. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0