HomeBeritaBerita Utama

Lantamal VIII Musnahkan 1,5 Ton Cap Tikus dan 14 Miras Sabana Filipina

Lantamal VIII Musnahkan 1,5 Ton Cap Tikus dan 14 Miras Sabana Filipina

MANADO, JP- Sedikitnya 1,5 ton minuman keras (miras) jenis cap tikus dan 14 botol miras merk Sabana asal Filipina dimusnahkan oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan VIII di Markas Komando (Mako) Lantamal VIII Manado Jalan Yos Sudarso No.1 Kairagi Weru Kecamatan Paal Dua Manado, Selasa (09/07/2019).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Lantamal VIII (Danlantamal VIII) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, MMar Stud.

Dikatakan Jonias, barang bukti kedua jenis miras tersebut merupakan hasil operasi Tim 2ⁿᵈ Fleet Quick Response Lantamal VIII pada periode bulan Januari sampai dengan Juni 2019.

Baca Juga  14 Hari Polres Talaud Operasi Patuh Samrat, Ini Sasarannya

“Tim 2ⁿᵈ Fleet Quick Response Lantamal VIII merupakan Tim yang dimiliki Lantamal VIII dalam menanggulangi semua tindak pidana yang terjadi di perbatasan Indonesia–Philipine termasuk juga dalam hal ini pemberantasan peredaran miras yang melalui Laut Sulawesi Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut Jonias menjelaskan bahwa Tim 2ⁿᵈ Fleet Quick Response Lantamal VIII melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal Pelni yang sandar di pelabuhan Bitung tujuan Papua dan kapal penumpang tujuan Manado-Tahuna serta pelabuhan pelabuhan lainnya yang berada di wilayah kerja Lantamal VIII.

“Untuk mengelabuhi petugas di lapangan miras tersebut dibawa oleh penumpang dalam kemasan botol aqua, baik kecil maupun besar yang dimasukan ke dalam dus, kemudian disamarkan dengan muatan sayuran dan barang bawaan lainnya,” katanya.

Baca Juga  Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus ASABRI

Ditambahkan Jonias, terungkapnya modus tersebut berdasarkan informasi intelijen yang dikumpulkan Tim 2ⁿᵈ Fleet Quick Response Lantamal VIII sebelum melaksanakan operasi.

“Tim 2ⁿᵈ Fleet Quick Response Lantamal VIII dalam pelaksanaan operasi selalu bekerjasama dan berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk tetap menjaga sinergitas dilapangan dalam menangani peredaran miras yang terjadi di wilayah kerja Lantamal VIII,” tukasnya.

Turut hadir, Wadan Lantamal VIII, Paban I Ren Spamal, Para Asisten Danlantamal VIII, Kadis dan Kasatker serta Komandan yang berada di Lantamal VIII serta perwakilan unsur maritim yaitu KSOP, KPPP, Karantina dan Bea Cukai dari Menado dan Bitung. (JPc)

Baca Juga  Penyidik Kejagung Periksa 2 Saksi Kasus PT ASABRI

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0