HomeBeritaPemerintahan

Saksikan Pidato Jokowi, Olly Termotivasi Lakukan Lompatan Besar Pembangunan Sulut

Saksikan Pidato Jokowi, Olly Termotivasi Lakukan Lompatan Besar Pembangunan Sulut

MANADO, JP- Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mengungkapkan pidato Jokowi tanpa teks sangat menginspirasi baginya untuk melakukan lompatan-lompatan untuk pembangunan di Sulawesi Utara.

“Pidato yang sangat luar biasa, sangat mengagumkan. Ini akan menjadi inspirasi dan semangat untuk terus melakukan lompatan dan memacu pembangunan, pertumbuhan ekonomi bahkan regulasi yang memudahkan investasi. Dengan demikian orang akan semakin senang datang ke Sulawesi Utara,” ujar Olly usai bersama Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw dan jajarannya termasuk DPRD Provinsi Sulut menyaksikan pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang disaksikan melalui media elektronik di ruang paripurna DPRD Sulut, Jumat (16/08).

Baca Juga  Jenderal Ini Penasaran Soal Toleransi di Sulut, Kaget Dengar Kesaksian Pdt Hanny

Olly menegaskan Pempov Sulut akan terus mendorong jajarannya untuk melakukan lompatan kemajuan yang berorientasi kerja.

“Bukan hanya provinsi saja, tetapi apa yang disampaikan oleh Pak Presiden berlaku untuk kita semua bersama kabupaten/kota sehingga kita dapat melakukan yang terbaik untuk masyarakat Sulawesi Utara,” jelasnya.

Ditambahkannya, cara-cara lama yang tidak kompetitif, dan menciptakan strategi baru dengan cara-cara baru harus dilakukan.

“Ini mengindikasikan kita harus bertindak cepat. Kita butuhkan inovasi baru. Sebab proses dan kinerja lambat tidak lagi relevan, yang kita butuhkan adalah cepat dan selamat,” tegasnya.

Baca Juga  Yassona Copot Ronny Sompie

Diketahui, dalam pidatonya Presiden Jokowi mengingatkan semua pihak agar bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi.

“Arus komunikasi dan interaksi yang semakin mudah dan terbuka harus dimanfaatkan sekaligus diwaspadai. Demikian juga dengan kemudahan informasi dan interaksi yang membawa ancaman-ancaman. Terutama terhadap ideologi Pancasila, ancaman adab, sopan santun kita, ancaman terhadap tradisi seni budaya kita, ancaman terhadap warisan dan kearifan lokal bangsa kita, dalam bidang pertahanan keamanan. Kita harus tanggap dan siap menghadapi intoleransi, menghadapi radikalisme, menghadapi terorisme serta menghadapi ancaman kejahatan lainnya,” kata Jokowi.

Selain itu Jokowi juga menegaskan berkaitan dengan menghadapi persaingan ketat di era global, perlu disiapkan dengan sumber daya manusia yang unggul.

Baca Juga  Dukung Perwujudan Hilirisasi di Sulawesi, PLN Energize Daya sebesar 3.465 kVA Untuk PT Pelindo

“Kita tidak perlu takut terhadap persaingan, karena kita hadapi persaingan dengan kreativitas dan inovasi serta kecepatan yang kita miliki, karena itu kita harus berubah,” ujarnya.

Ditegaskan Jokowi, setiap orang harus berani jadi pemain kelas dunia.

“Kita harus memiliki reputasi yang diperhitungkan oleh dunia internasional. Itu yang harus kita siapkan. Sekali lagi kita harus semakin ekspansif, kita semua harus berbenah bersama saya yakin kita mampu melakukan lompatan-lompatan kemajuan secara signifikan,” pinta Jokowi. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0