HomeBeritaManado City

Walikota GSVL Ajak Tonaas Wangko LMI Resmikan Pasar Restorasi

Walikota GSVL Ajak Tonaas Wangko LMI Resmikan Pasar Restorasi

MANADO, JP- Tonaas Wangko Laskar Manguni Indonesia (LMI) Pendeta Hanny Pantouw STh selalu dilibatkan para kepala daerah baik Gubernur, Walikota maupun Bupati, dalam setiap kegiatan pembangunan termasuk peresmian sebuah proyek yang bersentuhan langsung dengan maayarakat.

Seperti yang terjadi di Kayubulan Kelurahan Malalayang Satu Timur kota Manado, Rabu (14/08/2019).

Pdt Hanny diajak Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA untuk ikut dalam kegiatan peresmian Pasar Restorasi yang berlokaai di Kayubulan.

Tonaas Wangko LMI Pdt Hanny Pantouw STh (paling kiri baju putih) saat menghadiri acara seremonial peresmian Pasar Restorasi Malalayang


Tak hanya mendampingi Walikota GSVL di acara seremoni, tetapi juga ikut bersama-sama meninjau keseluruhan bangunan dari pasar tersebut.

Baca Juga  Pesan SSK di Hardiknas: Kobarkan Terus Semangat Belajar Walau di Tengah Wabah Corona

Bahkan di sela-sela kunjungan ini, Walikota GSVL terlihat terlibat pembicaraan serius terkait pengembangan pasar tersebut dengan Pdt Hanny dan pimpinan instansi terkait seperti Direktir Utama PD Pasar Stenly Suwuh dan Direktur Utama PT Air Manado Otniel Kojansow.

Ketika dikonfirmasi jejakpublik.com, Pdt Hanny memberikan apresiasi kepada Walikota GSVL yang ikut melibatkan Organisasi Masyarakat (Ormas) di setiap kegiatan pembangunan.

“Ormas bukan hanya turun demo di jalan tapi juga terlebih membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dan ikut terlibat dan berperan aktif dalam kegiatan pembangunan daerah. Seperti pada kegiatan peresmian Pasar Restorasi ini,” ujarnya.

Tonaas Wangko LMI Pdt Hanny Pantouw STh makan bersama Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan para pejabat di ruang terbuka.


Menurutnya, keberadaan Pasar Restorasi merupakan kebijakan positif dari pak walikota (GSVL) dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Ikut Orientasi, MJP Tetap Layani Masyarakat

“Awalnya saya bertanya-tanya kenapa dinamakan Pasar Restorasi. Tapi setelah saya mendengar penjelasan dari pak walikota dalam sambutannya saya akhirnya tahu pak walikota ingin menghadirkan perubahan di pasar tradisional, dari yang kotor, becek dan berlobang mendekati pasar modern. Ini akan jadi pasar induk sekaligus pasar percontohan. Bahkan saya boleh bilang kalau Pasar Restorasi ini ide cerdas dari pak walikota,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Sulut yang sangat peduli dengan komitmen Pancasila, NKRI dan toleransi beragama ini menitipkan pesan untuk para pengelolah dan pedagang Pasar Bersehati.

Baca Juga  Ibadah Jumat Agung di Talaud Lancar dan Aman

“Jaga selalu kebersihan dan keamanan di dalam kompleks pasar ini,” pintanya. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0