MPLS Ramah di SMAN 7 Manado Berlangsung Sukses, 468 Siswa Baru Dibekali Segudang Pengetahuan

Kepsek Hanny Rawung Tekankan Soal Disiplin dan Integritas

Kepsek SMAN 7 Manado DR. Hanny William Rawung SS., M.Hum saat memberikan materi kepada 468 siswa baru di MPLS 2026.

MANADO, JP – Sebanyak 468 siswa baru SMA Negeri 7 Manado, Provinsi Sulawesi Utara mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di kompleks sekolah sarat berprestasi ini, yang beralamatkan di Jalan Totoliu Supit Kelurahan Tingkulu Manado, Senin – Jumat (14 – 18/07/2026). Kegiatan yang mengusung tema besar “MPLS Ramah” ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (13-17/07/2026) ini.

Menurut Humas SMAN 7 Manado Maya Kalangi S.Pd.,Kegiatan MPLS terhadap siswa baru ini diawali dengan upacara bendera yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme di halaman sekolah.

Lalu, lanjutnya, ke-468 siswa baru ini terbagi dalam 13 Rombongan Belajar (Rombel) dan akan menjalani serangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah selama lima hari.

“Para siswa baru ini mendapat pembekalan terkait dengan pengenalan lingkungan sekolah dan hal-hal positif lainnya ketika mereka menempuh pendidikan di sekolah ini,” ujarnya.

Upacara bendera mengawali kegiatan MPLS yang dipimpin oleh Kepsek Hanny Rawung.

Dijelaskan “Enci” cantik, ramah dan murah senyum ini, selama 5 hari tersebut para siswa dibekali 6 materi utama, diantaranya Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, program Pagi Ceria, dan penguatan Budaya 5S- Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Juga Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah / ASRI serta Gerakan Rukun Sama Teman / GRST

“Yang paling pokok, dalam MPLS ini dilakukan dengan penuh senyum dan ramah serta para siswa baru ini mengenal keadaan sekolah dan manfaat positif bagi masa depan mereka diperoleh lewat kegiatan ini. Diharapkan para siswa baru bisa mengambil nilai-nilai positif untuk belajar dengan baik, mengembangkan potensi diri dan berprestasi untuk kemajuan mereka ke depan,” kata Kalangi.

Pembekalan materi kepada seluruh siswa SMAN 7 Manado yang baru.

Sedangkan Ketua Panitia MPLS 2026  Andika Lontoh S.Pd melalui Sekretaris Debrianto Sampul S.Sos mengataan tema MPLS khusus SMAN 7 Manado yakni “Luminary Origins Ignating Future Excelent” yang artinya pengenalan lingkungan sekolah sarana prasarana kurikulum, beradaptasi di sekolah termasuk tata tertib sekolah.

Baca Juga  Tiap Tahun Sindikat Narkoba Asia Hasilkan Rp 203 Triliun

Disebutkan Sampul, dalam MPLS ini 468 siswa baru ini diperkaya wawasannya oleh sejumlah narasumber baik dari internal maupun eksternal. Di mana dari internal disampaikan kepala sekolah dan beberapa guru, dari eksternal tampil sebagai pembicara adalah Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulut Johny Alfred Alexander Suak, S.E.,M.Si dengan materi Wawasan Kebangsaan.

Humas SMAN 7 Manado Maya Kalangi SH., bersama para siswa baru.

Selain itu, tambahnya, ada dari Resky Amelia yang juga adalah istri dari Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang, S.IP., M.M., dari BNN Sulut dengan materi tentang bahaya HIV AIDS dan obat-obatan terlarang.

“Materi lain juga disampaikan oleh pihak Kepolisian terkait tertib berlalu lintas di jalan dengan melibatkan unsur Jasa Raharja untuk sosialisasi asuransi kecelakaan, serta dari Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Sulut yang diwakili Ketua Forum Lungly Supit yang juga merupakan Wakil Ketua OSIS Kelas XII SMAN 7 Manado,” jelas Sampul.

Pembekalan materi kepada siswa baru.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Manado, DR. Willem Rawung SS., M.Hum., mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk memberikan gambaran kepada siswa baru mengenai lingkungan sekolah dan berbagai aspek penting lainnya.

“MPLS ini juga tidak hanya sebagai momen pengenalan, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan dan kekeluargaan,” tegas Rawung.

Jebolan S1 Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP) serta S2 dan S3 di Universitas Negeri Manado (Unima) ini berharap seluruh siswa baru dapat cepat beradaptasi, mengenal lingkungan sekolah dengan baik, serta mulai membentuk karakter sebagai pelajar yang aktif, disiplin, dan berprestasi.

“Melalui MPLS ini para siswa baru diharapkan untuk selalu menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi nilai integritas, serta aktif dalam kegiatan sekolah. Kami yakin seluruh siswa baru ini adalah anak-anak terbaik yang akan menjadi pribadi unggul dan berprestasi selama menempuh pendidikan di SMAN 7 Manado,” tandasnya.

Baca Juga  Teraliri Listrik Tanpa Kedip PLN, Rakornas Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Oleh Wakil Presiden RI Sukses Digelar

Rawung menambahkan, Kegiatan MPLS SMAN 7 Manado mengacu pada Juknis MPLS 2026 dan berpedoman pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.

“MPLS menjadi langkah awal bagi siswa kelas X untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami kurikulum, dan membangun karakter sebelum memasuki pembelajaran efektif,” tukasnya.

Kepsek yang selalu melahirkan banyak siswa berprestasi di level kota Manado, tingkat Provinsi Sulut dan bahkan di level nasional ini pun memastikan bahwa pelaksanaan MPLS hari kedua pada Selasa, 14 Juli 2026 berjalan kondusif, aman, lancar dan terkendali.

“Dengan mengusung semangat ‘MPLS Ramah’, SMAN 7 Manado berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkarakter bagi seluruh peserta didik baru,” pungkasnya. (JPc)