Dari SMA Negeri 7 Manado Gubernur Rilis Token TKA SMA/SMK Sederajat se-Sulut Resmi, Ungkap Nilai Sulut Masih di Bawah Nasional

(Atas) Rilis token yang dilakukan Asisten 1 ​Dr. Denny Mangala, M.Si., mewakili Gubernur Sulut, Koordinator Tim Ahli Gubernur Drs. Ferdinand E.M. Mewengkang, MM., Kadis Diknas Sulut ​Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si., Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan / BPMP Sulut Febry Dien di SMA Negeri 7 Manado.

MANADO, JP – Rilis token Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK Sederajat Tahun 2026 se-Sulawesi Utara resmi dilaksanakan, Senin (26/10/2026). Asesmen TKA berskala nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus pemetaan mutu pendidikan di setiap daerah

Acara peresmian dan rilis token yang berlangsung di SMA Negeri 7 Manado ini dihadiri oleh jajaran perwakilan pemerintah daerah, di antaranya Asisten 1 Setda Provinsi Sulut ​Dr. Denny Mangala, M.Si., mewakili Gubernur Sulut, Koordinator Tim Ahli Gubernur Drs. Ferdinand E.M. Mewengkang, MM., Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut ​Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si., Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan / BPMP Sulut) Febry Dien serta Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Manado Dr Hanny William Rawung SS., M.Hum beserta para guru.

Asisten 1 Pemprov Sulut Denny Mangala membacakan sambutan Gubernur Sulut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Dikda Sulut) saat ini dijabat oleh Bravo Turangan, S.T., M.Kom., dalam laporannya menyatakan bahwa sebanyak 29.832 siswa mengikuti TKA 2026 di Sulut, yang terdiri atas 18.334 siswa SMA, 10.568 siswa SMK, 13 peserta Sekolah Luar Biasa (SLB), dan 917 peserta Paket C. Seluruh siswa peserta TKA ini berasal dari 223 SMA dan 186 SMK, baik negeri maupun swasta.

Namun, lanjutnya, ada sekitar 67 SMA/SMK yang berada di wilayah kepulauan yang terdiri dari 29 sekolah di Kabupaten Kepulauan Talaud, 27 sekolah di kabupaten Kepulauan Sangihe, dan 11 sekolah di Kabupaten Kepulauan Sitaro yang dikuatirkan mengalami gangguan pasokan listrik ataunjaringan internet. Padahal ketersediaan listrik dan kestabilan koneksi internet menjadi faktor penting karena pelaksanaan asesmen menggunakan perangkat komputer.

“Untuk jenjang SMA dan SMK, TKA mencakup tiga mata pelajaran wajib, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Dijelaskan Turangan, pelaksanaan utama TKA jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat berlangsung dari 26 Oktober hingga 8 November 2026, yang jadwalnya dibagi dalam dua gelombang, yakni 26–29 Oktober dan 2–5 November 2026. Pemerintah juga menyediakan jadwal khusus untuk menyesuaikan kondisi tertentu sesuai ketentuan penyelenggaraan.

Baca Juga  Pendeta dari Manado Jadi Pasien Corona Pertama di Gunungsitoli

“TKA bukan penentu kelulusan siswa tapi untuk memperoleh gambaran capaian akademik peserta didik. Kelulusan tetap ditetapkan oleh sekolah berdasarkan ketentuan yang berlaku. Hasil dari TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan, termasuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi sesuai kebijakan yang berlaku,” paparnya.

Sementara itu Gubernur Sulut Mayjen Purn Yulius Selvanus dalam sambutannya yang dibaca oleh Asisten 1 Setda Provinsi Sulut ​Dr. Denny Mangala, M.Si., mengajak seluruh komponen untuk bersatu dan berjuang meningkatkan kualitas pendidikan di Sulut termasuk juga capaian dari TKA tersebut. Pasalnya, tahun 2025 hasil TKA yang dicapai sekolah-sekplah di Sulut masih jauh dari nilai-rata-rata nasional.

“Capaian TKA di Sulut untuk tahun 2015 lalu untuk 3 mata pelajaran utama masih di bawah rata-rata nasional. Bahasa Indonesia Sulut mencapai nilai rata-rata 50,47 masih di bawah nasional 55,38, nilai rata-rata Matematika capaian Sulut 33,73 masih di bawah nasional 36,10 persen. Sedangkan Bahasa Inggris nilai rata-rata capaian Sulut 23,24 di bawah rata-rata nasional 24,93. Tiga mata pelajaran utama di TKA hasil capaian Sulut masih di bawah nasional. Ini jadi PR (pekerjaan rumah, red) kita bersama,” ucapnya.

Kadis Diknas Sulut ​Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si., (kanan) dan Kepsek SMA Negeri 7 Manado Hanny Rawung (belakang) mendampingi Asisten 1 Pemprov Sulut ​Dr. Denny Mangala saat meninjau ruang-ruang kelas SMA Negeri 7 Manado.

Gubernur berharap semua pihak tidak perlu berkecil hati dengan capaian hasil TKA tahun 2025 tersebut.

“Jangan berkecil hati dan pesimis. Ini kompas. Kita berjuang memperbaiki dengan meningkatkan capaian TKA di tahun 2026 ini,” ajalnya.

Asisten 1 Sulut Denny Mangala dan rombongan menyaksikan demonstrasi pembuatan eco enzym oleh para siswa SMAN Negeri 7 Manado.

Gubernur menginstruksikan kepada seluruh jajaran pendidikan di Sulut untuk memanfaatkan tes ini menjadi analisis mendalam tingkatan ke atas.

“Mungkin ke depan kita perlu meningkatkan kompetensi guru, pembenahan pembelajaran di kelas dan memberikan perhatian kepada sekolah yang perlu intervensi khusus.
Para sisswa saya harap kerjakan soal dengan penuh rasa percata diri kesungguhna tunjukan potensi yg. Baik. Jadi ajang pembuktian generasi cerad dan berkarater yg siap bersaing ke nasional,” pintanya.

Usai membuka kegiatan TKA, Mangala dan rombongan meninjau pelaksanaan hari pertama ujian TKA Gelombang 1 di sekolah tersebut di setiap kelas yang ada di SMA Negeri 7 Manado, sekaligus melihat langsung proses pembuatan Eco Enzyme dan turunannya yang menjadi inovasi brilian dari kepala sekolah. Rombongan dibuat takjub dengan inovasi dari SMA Negeri 7 Manado itu sehingga kemudian mereka terlibat percakapan dengan kepala sekolah bersama para siswa berkaitan dengan inovasi tersebut. Bahkan Koordinator Tim Ahli Gubernur Drs. Ferdinand E.M. Mewengkang, MM.,sempat memanen tanaman mentimun yang ditanami para siswa.

Baca Juga  Presiden Jokowi Buka World Hydropower Congress 2023 di Bali
Koordinator Tim Ahli Gubernur Drs. Ferdinand E.M. Mewengkang, MM., memperlihatkan mentimun yang dipetik ya di kebun sekolah SMA Negeri 7 Manado.

Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Manado Dr Hanny William Rawung SS., M.Hum., menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang penuh dari Gubernur Sulut Mayjen purn Yulius Selvanus melauil Asisten 1 Setdaprov Sulut beserta seluruh rombongan.

“Semoga kehadiran para pejabat ini semakin memacu kami untuk terus berprestasi termasuk meraih hasil maksimal di TKA tahun 2016 ini,” tandas Rawung, kepala sekolah yang sarat prestasi dan inovasi ini. (Simon)