HomeNasional

Elektabilitas Terus Meningkat, Bukti Kepercayaan Masyarakat Atas Kinerja Legislator PSI

Elektabilitas Terus Meningkat, Bukti Kepercayaan Masyarakat Atas Kinerja Legislator PSI

JAKARTA, JP-  Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus mendapat kepercayaan masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari hasil survei lembaga-lembaga survei yang kian mengukuhkan tren kenaikan elektabilitas partai yang diisi banyak anak muda ini.

Juru Bicara DPP PSI, Dara Nasution mengatakan, Kecenderungan positif tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap PSI terus meningkat.

“Kepercayaan ini akan kami rawat dan tingkatkan. Kami optimistis pada 2024 PSI lolos ke Senayan,” ujarnya.

Dikatakannya, pencapaian meyakinkan ini tak lepas dari kinerja dari para anggota legislatif PSI di seluruh Indonesia.

PSI Peduli Masyarakat saat pandemi Covid-19: (Atas) Anggota DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan yang juga adalah Ketua DPW PSI Provinsi Sulut saat menyemprot cairan disinfektan di rumah-rumah warga. (Bawah) Anggota DPRD Manado Jurani Rurubua yang juga merupakan Ketua DPD PSI Kota Manado saat menyalurkan bantuan sembako dan makanan dos kepada warga.

Diketahui, setelah Pemilu 2019, kami punya 72 anggota DPRD, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Esok, Seluruh Umat Beragama di Dunia Bersatu dalam Doa dan Puasa Lawan Covid-19

“Mereka (Anggota DPRD se-Indonesia) terbukti menciptakan standar baru tentang bagaimana semestinya para legislator menunaikan amanat. Rakyat mengetahui kinerja mereka yang cemerlang tersebut dan percaya bahwa suara mereka tak akan sia-sia diberikan ke PSI,” tandasnya.

Dara meyakini PSI mampu melampaui ambang batas parlemen 4 persen, mengingat mesin politik telah bergerak jauh-jauh hari sebelum Pemilu 2024.

“Kami setiap hari menerima laporan tentang pergerakan teman-teman di daerah. Setiap hari ada kabar tentang terbentuknya kepengurusan di semua level, peresmian kantor, juga penambahan jumlah anggota. Mesin politik telah bergerak jauh-jauh hari sebelum Pemilu 2024,” tandasnya. (JPc)

Baca Juga  Pendeta dari Manado Jadi Pasien Corona Pertama di Gunungsitoli

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0