HomePolitik

Temui Wagub, PLN Laporkan Kendala Proyek SUTT Likupang-Paniki

Temui Wagub, PLN Laporkan Kendala Proyek SUTT Likupang-Paniki

FOTO: Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven Kandouw menerima audiensi dari PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi.

MANADO, JP – Pihak PT PLN Induk Pembangunan Sulawesi melakukan audiens dengan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven Kandouw, Selasa (23/8/2022). Audiens ini bertujuan membahas soal progres pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Likupang-Paniki.

Pada kesempatan itu, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Ndaru Seto Widiatmoko menyampaikan beberapa kendala terkait pembangunan proyek tersebut, salah satunya kendalanya ada penolakan dari masyarakat.

Baca Juga  Februari Pendaftaran Paslon di Pilgub Sulut, Maret Paslon di Pilbup dan Pilwako

Terkait hal tersebut, Wagub menyatakan Pemerintah Provinsi Sulut mendukung penuh proyek Likupang-Paniki bisa beroperasi pada November 2022 agar DPSP makin cepat direalisasikan.

“Pada prinsipnya pak Gubernur (Olly Dondokambey, red) sangat konsen pada kesuksesan proyek ini. Jadi dalam pertemuan ini kami selaku pemerintah Provinsi Sulut mendukung penuh supaya Likupang-Paniki ini bisa beroperasi di Bulan November 2022 agar DPSP makin cepat direalisasikan,” ujar Wagub.

Meski demikian, lanjutnya, dukungan tersebut diberikan dengan tetap berpegangan pada ketentuan regulasi yang ada.

“Pemprov Sulut mendukung penuh selama itu berjalan sesuai proses ketentuan dan koridor hukum yang berlaku,” ujar Wagub.

Baca Juga  Menteri PDIP Ditahan KPK, Apa Kabar Sinergitas?

Dikatakan Wagub, progres pembangunan sudah di angka 58-60 persen.

“Masih ada waktu 4 bulan dan kami yakin bisa selesai di akhir tahun ini. Selama kendala-kendala ini bisa terselesaikan dan juga didukung dari Forkopimda Kabupaten dan Provinsi,” tandasnya.

Diketahui, progres pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 kV Likupang-Paniki sudah di angka 58-60 persen.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi optimis proyek ini bisa selesai di akhir tahun ini dengan adanya dukungan dari Forkopimda Kabupaten dan Provinsi.(JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0