HomeBeritaBerita Utama

Gubernur Olly Kenalkan Jargon 3B PKB PGI kepada Jokowi di Konas XIII

Gubernur Olly Kenalkan Jargon 3B PKB PGI kepada Jokowi di Konas XIII

JATENG, JP- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri dan sekaligus membuka acara Konsultasi Nasional (Konas) XIII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK PKB PGI) Tahun 2019, yang digelar di The Sunan Hotel, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (06/09/2019).

Menariknya kepada Jokowi, Olly selaku Ketua FK PKB PGI memperkenalkan Jargon 3B PKB PGI.

“Kami (PKB PGI, red) memiliki jargon 3B yakni Berdoa, Bermain, dan Belajar. Jargon ini difasilitasi dalam kehidupan berkeluarga, untuk mensinergikan hubungan yang berkualitas antara orang tua dan anak-anak,” ungkapnya.

Dijelaskan Gubernur Sulawesi Utara ini, pihaknya dapat menyisihkan waktu setelah makan malam untuk melaksanakan 3B tadi, sehingga kebersamaan yang baik akan memupuk kehidupan keluarga untuk terus bertumbuh di dalam iman, penuh kasih sayang, dan memiliki mental serta daya pikir yang berkualitas.

Baca Juga  Berdayakan Warga, Bupati E2L Siapkan Bantuan Sosial Tunai Bagi Yang Berkebun

“Dalam kehidupan keluarga, saya juga sering menyampaikan program ’18 – 21′, yaitu program dimana pada pukul 18.00 hingga pukul 21.00, setiap orang tua wajib mematikan handphone atau media sosial serta memberikan ruang dan waktu lebih bersama keluarga,” ujarnya.

Karena menurut Ketua FK PKB PGI ini, sosok bapak adalah pemimpin dalam keluarga yang dalam kesehariannya menjadi panggung utama keluarga untuk menjalani hidup.

“Sejumlah kesibukan dalam aktivitas dan pekerjaan menuntut keberhasilan dalam meraih kesuksesan. Oleh karenanya, kualitas hidup bapak sebagai pemimpin sangat dibutuhkan keluarga untuk mendatangkan kebahagiaan dan kesejahteraan,” jelasnya.

Lagi dikatakan Olly, PKB adalah kepala keluarga, menjadi pemimpin yang mengarahkan istri dan anak-anak untuk terus bertumbuh sebagai Keluarga yang kuat.

Baca Juga  Harold Lumempouw Dukung Kepemimpinan Rita Dondokambey-Tamuntuan

“Hal ini menjadikan keluarga sebagai bagian dari komunitas dasar yang sangat membantu dalam memperkokoh kehidupan berbangsa, sehingga mampu memberi dampak baik serta mampu menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang kuat,” katanya.

Terkait kegiatan Konas tersebut, Olly menjelaskan, peserta yang hadir berjumlah 1.000 orang.

“Ini merupakan konsultasi pertama FK-PKB PGI di periode pelayanan 2018-2023,” bebernya.

Adapun tujuan kegiatan ini, lanjut Olly, untuk mengevaluasi persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia, khususnya yang dihadapi umat Kristiani sebagai upaya membangun bangsa, sekaligus memberi sumbangsih bagi kemajuan, kemaslahatan umat Kristen dan warga masyarakat secara umum.

“Dalam Konas ini juga akan dibahas tentang kebangsaan dan persatuan bangsa Indonesia serta upaya mengatasi isu-isu yang berkembang dewasa ini, seperti hoax, SARA dan rasisme,” tukasnya.

Baca Juga  Pileg Minahasa 2024: PDIP Diprediksi Tak Sehebat 2019, 4 Parpol Ini Berpeluang Tambah Kursi di DPRD

Olly tak lupa mengapresiasi kehadiran dan kesediaan Jokowi membuka kegiatan Konas tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Presiden, karena di tengah-tengah kesibukan yang sementara dijalani, Bapak Presiden masih menyempatkan hadir dalam acara Konas XIII FK PKB PGI,” tandasnya.

Dalam pembukaan, nampak hadir penasehat FK PKB PGI Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Sekretaris Umum PGI Pdt. Gomar Gultom, Ketua Umum Majelis Sinode GPIB, Pdt. Paulus Koriso Rumambi dan para Ketua Sinode dan pimpinan Gereja PGI. (JPc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0